Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

HUT ke-81 Jabar, Ono Surono Tekankan Pembangunan Harus Tumbuh dan Merata

Jumat, 21 Agustus 2026 | 11:23 WIB Last Updated 2026-08-21T04:23:09Z
Klik
Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono,ST


BANDUNG, FAKTABANDUANGARAYA,--- Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Barat menjadi momentum bagi pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk mengevaluasi arah pembangunan. Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ono Surono menilai keberhasilan pembangunan tidak cukup dilihat dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari sejauh mana manfaatnya dirasakan secara merata oleh masyarakat.

Ono berharap pembangunan Jabar ke depan mampu memperkecil kesenjangan antara wilayah perkotaan dan perdesaan, sekaligus memberikan perhatian lebih besar kepada masyarakat berpenghasilan rendah.

“Harapannya sederhana, Jawa Barat harus semakin adil. Masyarakat di desa harus mendapatkan kesempatan pembangunan yang sama. Begitu juga masyarakat berpenghasilan rendah harus mendapat perhatian yang lebih besar. Jadi pembangunan bukan hanya tumbuh, tetapi juga merata dan dirasakan masyarakat,” ujar Ono Surono di Bandung, Rabu (19/8/2026).

Menurutnya, pemerataan pembangunan merupakan salah satu agenda penting dalam periode pembangunan Jawa Barat 2025–2029. Pertumbuhan ekonomi harus diikuti dengan peningkatan akses terhadap infrastruktur, pelayanan publik, serta kesempatan ekonomi di seluruh wilayah.

Ono mengingatkan agar pembangunan tidak terkonsentrasi di kawasan perkotaan. Masyarakat desa masih menghadapi berbagai persoalan, mulai dari akses jalan, irigasi, pelayanan publik hingga keterbatasan akses terhadap kegiatan ekonomi.

Karena itu, pembangunan ke depan perlu memperkuat konektivitas kota dan desa sekaligus membuka lebih banyak ruang bagi masyarakat perdesaan untuk berkembang secara ekonomi.

Pimpinan DPRD Jabar bersama Gubernur Jabar 


“Pemerataan pembangunan itu harus benar-benar dirasakan masyarakat. Jangan sampai pertumbuhan ekonomi hanya terkonsentrasi di perkotaan,” katanya.

Ono juga menegaskan pentingnya fungsi pengawasan DPRD untuk memastikan kebijakan dan anggaran pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program tidak semata diukur dari tingkat penyerapan anggaran, tetapi dari dampak yang dihasilkan.

“Pengawasan tidak berhenti pada melihat apakah anggaran sudah terserap atau belum, terpenting apakah program tersebut menghasilkan manfaat dan menjawab persoalan masyarakat. Data dan kondisi riil di lapangan harus menjadi dasar dalam menentukan prioritas,” tegasnya.

Memasuki usia 81 tahun, Jawa Barat diharapkan mampu menjaga pertumbuhan sekaligus memperluas pemerataan, sehingga pembangunan tidak hanya menghasilkan angka-angka ekonomi, tetapi benar-benar meningkatkan kualitas hidup masyarakat di setiap daerah. (*/red).

×
Berita Terbaru Update