Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Ketum PWI Pusat Dorong Penguatan Modal Ventura untuk UMKM dan Ekonomi Berkelanjutan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 07:49 WIB Last Updated 2026-08-20T00:49:06Z
Klik
PWI Pusat gelar  Talkshow Jurnalistik bertema "Saatnya Perkuat Modal Ventura di Kantor PWI Pusat Jakarta


JAKARTA, FAKTABANDUNGRAYA,--- Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Akhmad Munir mendorong penguatan industri modal ventura sebagai salah satu instrumen penting untuk memperluas akses permodalan UMKM dan startup sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Menurut Akhmad Munir, modal ventura tidak hanya berperan menyediakan pembiayaan, tetapi juga harus menjadi bagian dari ekosistem bisnis yang mampu memperkuat jaringan usaha, tata kelola, pendampingan, serta keberlanjutan perusahaan penerima investasi.

“OJK sebagai regulator tentu punya otoritas dalam mendukung Amvesindo atau komunitas modal ventura agar bersama-sama menjadi bagian dari ekosistem ekonomi di Indonesia,” ujar Akhmad Munir dalam Talkshow Jurnalistik bertema “Saatnya Perkuat Modal Ventura” di Kantor PWI Pusat, Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Ia menilai persoalan akses permodalan masih menjadi tantangan bagi banyak startup dan UMKM. Karena itu, penguatan industri modal ventura perlu diikuti tata kelola yang sehat dan jaringan bisnis yang semakin solid.

Di sisi lain, Kepala Direktorat Pengawasan Perusahaan Modal Ventura dan Lembaga Keuangan Khusus OJK Aulia Fadly menegaskan, perusahaan modal ventura yang telah memperoleh izin dan terdaftar berada dalam pengawasan OJK.

Pengawasan dilakukan sejak proses perizinan melalui fit and proper test hingga pengawasan selama perusahaan menjalankan kegiatan usahanya. OJK juga memiliki mekanisme pemeriksaan, pengawasan intensif, hingga pemberian sanksi administratif terhadap pelanggaran.

Sementara itu, pakar kebijakan ekonomi makro Universitas Atma Jaya Jakarta, YB Suhartoko, menekankan pentingnya memperkuat perlindungan terhadap perusahaan pasangan usaha (PPU). Menurutnya, posisi PPU kerap lebih lemah karena berhadapan dengan investor yang memiliki kekuatan modal lebih besar.

“Pendampingan PPU dari OJK saya kira harus menjadi lebih kuat,” katanya.

Penguatan pengawasan dan pendampingan tersebut dinilai penting untuk menciptakan hubungan investasi yang lebih sehat, melindungi perusahaan penerima modal, serta memastikan industri modal ventura benar-benar memberi kontribusi terhadap pertumbuhan UMKM dan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan. (*/red). 

 

 

×
Berita Terbaru Update