![]() |
| Pelaku usaha UMKM di Purwakarta menerima bantuan usaha permodalan dari Bank BRI |
Berdasarkan kinerja keuangan per
31 Juli 2026, total outstanding loan (OS) BRI BO Purwakarta tercatat Rp2.671,81
miliar. Angka itu menunjukkan ekspansi pembiayaan yang tetap tumbuh, baik pada
sektor produktif UMKM maupun segmen konsumer.
Secara bulanan, seluruh segmen
pinjaman mencatat pertumbuhan dibandingkan posisi Juni 2026. Total pembiayaan
meningkat Rp12,91 miliar atau 0,49 persen secara Month-to-Date (MtD). Sementara
secara tahunan, outstanding loan tumbuh Rp88,40 miliar dibandingkan Juli 2025.
Segmen
Mikro Kuasai 62,2 Persen Portofolio
Branch Office Head (BOH) BRI
Purwakarta, Raden Balya Taufik Hidayat A., mengatakan segmen mikro masih
menjadi tulang punggung penyaluran kredit BRI di Kabupaten Purwakarta.
Dari total portofolio Rp2,67
triliun, kredit mikro mencapai Rp1.661,47 miliar atau sekitar Rp1,66 triliun,
dengan porsi 62,2 persen. Pembiayaan tersebut telah menjangkau 44.830 debitur.
“Portofolio penyaluran kredit
kami hingga akhir Juli 2026 tumbuh sangat sehat dan berhasil melampaui target
RKA sebesar 100,97 persen. Dari total penyaluran sebesar Rp2,67 triliun
tersebut, segmen mikro berkontribusi paling dominan dengan nilai outstanding
loan mencapai Rp1,66 triliun dan melayani 44.830 debitur,” ujar Raden Balya.
Menurutnya, besarnya basis debitur
mikro mencerminkan peran BRI dalam mendampingi pelaku usaha mikro, pedagang
kecil, dan UMKM lokal di berbagai wilayah Purwakarta agar mampu berkembang dan
meningkatkan daya saing.
bantuan usaha permodalan dari Bank BRI
Segmen
Lain Ikut Tumbuh
Pertumbuhan kredit BRI BO
Purwakarta juga ditopang sejumlah segmen lain yang mencatat realisasi di atas
target RKA 2026.
Segmen Small/Komersial mencapai
106,68 persen dari RKA dengan outstanding loan Rp234,66 miliar dan 296 debitur.
Sementara KPR mencapai 106,46 persen dengan outstanding Rp176,17 miliar dan 719
debitur.
Adapun segmen Kredit
Pegawai/Briguna mencatat realisasi 100,66 persen dari RKA, dengan outstanding
loan Rp599,34 miliar dan melayani 3.581 debitur.
Capaian tersebut memperlihatkan
bahwa pertumbuhan pembiayaan BRI di Purwakarta tidak hanya bertumpu pada satu
segmen, tetapi bergerak melalui kombinasi pembiayaan produktif dan konsumer.
Perkuat
Inklusi Keuangan dan Digitalisasi UMKM
Ke depan, BRI BO Purwakarta akan
mempertahankan fokus pada perluasan pembiayaan sekaligus pemberdayaan sektor
mikro secara inklusif dan berkelanjutan.
Raden Balya menilai besarnya
basis nasabah mikro menjadi peluang untuk memperkuat peran BRI dalam mendorong
pertumbuhan ekonomi daerah.
“Melihat basis nasabah mikro kami
yang sangat luas hingga 44.830 debitur, kami optimistis segmen mikro adalah
motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi Purwakarta,” katanya.
BRI BO Purwakarta juga akan
memperluas jangkauan pembiayaan mikro, memperkuat inklusi keuangan, serta
mengoptimalkan ekosistem digitalisasi pemberdayaan UMKM.
Langkah tersebut diarahkan agar
pelaku usaha mikro tidak hanya memperoleh akses pembiayaan, tetapi juga
memiliki kemampuan untuk tumbuh lebih tangguh, mandiri, dan berdaya saing di
tengah dinamika ekonomi. (*/red).
