Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Laba BRI Tembus Rp31,2 Triliun, Kredit UMKM Capai Rp1.235 Triliun

Senin, 31 Agustus 2026 | 13:36 WIB Last Updated 2026-08-31T06:36:14Z
Klik
Dirut BRI Hery Gunardi sampaikan laba bersih Triwulan II 2026 mencapai Rp.31,2 T atau tumbuh  17,5 persen



JAKARTA, FAKTABANDUNGRAYA,--- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali mencatat kinerja positif hingga akhir Triwulan II 2026. Di tengah dinamika industri perbankan, laba bersih BRI Group mencapai Rp31,2 triliun atau tumbuh 17,5 persen secara tahunan.

Kinerja tersebut berjalan beriringan dengan ekspansi pembiayaan dan penguatan fundamental perseroan. Hingga Juni 2026, total aset BRI mencapai Rp2.352 triliun, tumbuh 11,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kredit dan pembiayaan meningkat 16,2 persen menjadi Rp1.646 triliun.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan, pertumbuhan tersebut tidak terlepas dari transformasi bisnis yang terus dijalankan melalui BRIVolution Reignite. Strategi tersebut diarahkan untuk memperkuat sumber pendanaan, mengoptimalkan bisnis inti, sekaligus membangun sumber pertumbuhan baru.

“Fokus kami adalah memastikan BRI memiliki mesin pertumbuhan yang semakin terdiversifikasi, sehat, berkualitas, dan berkelanjutan,” ujar Hery dalam pemaparan kinerja BRI di Kantor Pusat BRI, Jakarta, Senin (31/8/2026).

Di tengah ekspansi bisnis, UMKM tetap menjadi tulang punggung BRI. Hingga akhir Triwulan II 2026, kredit yang disalurkan kepada segmen UMKM mencapai Rp1.235,4 triliun atau tumbuh 8,6 persen secara tahunan. Porsinya mencapai 75,1 persen dari total portofolio kredit dan pembiayaan BRI Group.

Menurut Hery, besarnya porsi pembiayaan UMKM menegaskan bahwa diversifikasi bisnis tidak mengubah fokus utama BRI sebagai penggerak ekonomi kerakyatan.

Komitmen tersebut juga diperkuat melalui program pemberdayaan. Hingga Juni 2026, Desa BRILiaN telah menjangkau lebih dari 5.700 desa binaan, sementara Klasterku Hidupku mencakup lebih dari 44 ribu klaster usaha. Platform LinkUMKM juga telah menjangkau sekitar 17,3 juta pelaku UMKM.

Dari sisi pembiayaan pemerintah, sepanjang Januari-Juni 2026 BRI menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp103,8 triliun kepada lebih dari 2 juta debitur.

Laba bersih BRI Triwulan II 2026 mencapai Rp.31,2 T atau tumbuh  17,5 persen


Sementara itu, kualitas fundamental BRI turut menunjukkan perbaikan. Cost of Fund turun dari 3 persen menjadi 2,4 persen, sedangkan rasio Non-Performing Loan (NPL) membaik dari 3 persen menjadi 2,9 persen. Return on Equity (ROE) juga meningkat dari 16,6 persen menjadi 18,8 persen.

Hery menegaskan, capaian tersebut menjadi bukti bahwa pertumbuhan BRI mulai menghasilkan kinerja yang lebih berkualitas. Bagi perseroan, ekspansi bisnis tidak hanya diukur melalui pertumbuhan aset dan laba, tetapi juga dari kemampuan menciptakan manfaat ekonomi yang lebih luas.

“Pembiayaan dan pemberdayaan merupakan satu kesatuan. Kami ingin menciptakan siklus pertumbuhan berkelanjutan agar UMKM memperoleh akses keuangan, berkembang, naik kelas, dan semakin terintegrasi dalam ekosistem ekonomi,” pungkas Hery.  (*/red).

×
Berita Terbaru Update