| Baznas Jabar gelar hapus tato gratis dan buka peluang kerja |
Program tersebut digelar BAZNAS Jabar bekerja sama dengan Pondok Pesantren Anak Jalanan Attamur di Kabupaten Bandung, Rabu (9/9/2026). Puluhan warga memanfaatkan layanan yang ditujukan untuk membantu mereka membuka kembali peluang bekerja dan meningkatkan taraf hidup.
Pimpinan BAZNAS Jabar Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Zaki Hilmi, mengatakan program tersebut merupakan bentuk pemanfaatan dana zakat untuk membantu masyarakat mengatasi hambatan yang mereka hadapi dalam memperoleh pekerjaan.
“Program ini merupakan upaya membantu masyarakat Jawa Barat yang terkendala masuk dunia kerja karena memiliki tato. Kami ingin dana umat yang dikelola BAZNAS dapat menghadirkan solusi yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Zaki.
Menurutnya, para peserta umumnya memiliki kemampuan dan keinginan untuk bekerja, tetapi terbentur persyaratan penampilan di sejumlah tempat kerja. Karena itu, layanan hapus tato diharapkan menjadi salah satu jalan untuk memperluas kesempatan ekonomi mereka.
Program ini merupakan tahap ketiga setelah sebelumnya digelar pada Juli dan Agustus 2026. Proses penghapusan tato sendiri tidak dapat dilakukan dalam sekali tindakan karena bergantung pada ukuran, ketebalan, jenis tinta, serta karakteristik tato.
“Penghapusan tato tidak bisa selesai hanya dengan satu kali tindakan. Bahkan ada peserta yang saat ini sudah menjalani penanganan untuk ketiga atau keempat kalinya,” jelas Zaki.
Selain layanan hapus tato, kegiatan tersebut juga menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar. Kolaborasi ini sekaligus memperluas manfaat program agar masyarakat mendapatkan dukungan kesehatan sekaligus pemberdayaan.
Zaki menegaskan, BAZNAS Jabar berupaya mengarahkan penyaluran zakat tidak hanya dalam bentuk bantuan sesaat, tetapi juga program yang mendorong penerima manfaat kembali produktif dan mandiri.
“Masyarakat Jawa Barat yang ingin menghapus tato karena menghadapi kendala dalam mencari pekerjaan dapat mengakses informasi melalui media sosial dan website resmi BAZNAS Jawa Barat,” pungkasnya.