Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kemnaker Gunakan AI Deteksi Kejanggalan di Program MagangHub

Selasa, 29 September 2026 | 20:48 WIB Last Updated 2026-09-29T13:48:48Z
Klik
Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi saat monitoring Program Pemagangan NAsional di De Djokja Mailoboro Hotel, Yogyakarta



YOGYAKARTA, FAKTABANDUNGRAYA,--- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mulai memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk memperkuat verifikasi mitra penyelenggara dan peserta Program Magang Nasional melalui MagangHub.

AI digunakan untuk membaca pola data dalam jumlah besar, mulai dari kewajaran kuota magang yang diajukan perusahaan hingga pola pendaftaran peserta yang dinilai perlu diperiksa lebih lanjut.

Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi mengatakan, pada tahap verifikasi mitra, AI membantu memetakan keterkaitan antarkelompok perusahaan serta membandingkan kuota yang diajukan dengan kapasitas perusahaan.

“AI kita manfaatkan untuk membantu melihat apakah ada kelompok perusahaan yang berada dalam kendali satu operator, bagaimana bonafiditas perusahaan, dan apakah kuota yang diusulkan masih wajar dibandingkan dengan kapasitas perusahaan,” ujar Cris saat Monitoring Program Pemagangan Nasional di De Djokja Malioboro Hotel, Yogyakarta, Selasa (29/9/2026).

Membaca Pola Pendaftaran Peserta

Pada tahap seleksi peserta, AI juga digunakan untuk menemukan pola yang tidak lazim dalam data pendaftar dan lowongan. Analisis mencakup sebaran peserta, asal wilayah, hingga kesesuaian program studi dengan posisi magang.

“Misalnya peserta pada suatu perusahaan terkonsentrasi dari alumni kampus tertentu, sebagian besar berasal dari luar wilayah perusahaan, atau program studinya tidak sesuai dengan lowongan yang tersedia,” kata Cris.

Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi


Menurutnya, penggunaan AI menjadi relevan karena MagangHub melibatkan perusahaan, lowongan, dan peserta dalam jumlah besar. Teknologi membantu mengidentifikasi pola yang sulit ditelaah secara manual dari keseluruhan data.

Namun, Cris menegaskan AI bukan pengganti proses verifikasi. Hasil analisis teknologi hanya menjadi salah satu bahan untuk menentukan data atau pola yang perlu diperiksa lebih lanjut oleh petugas sesuai mekanisme yang berlaku.

Dengan pendekatan tersebut, Kemnaker berupaya memanfaatkan teknologi bukan sekadar untuk mempercepat pengolahan data, tetapi juga memperkuat ketelitian proses verifikasi dalam pelaksanaan Program Magang Nasional. (*/red). 

×
Berita Terbaru Update