| Poe Ibu ASN Setwan Jabar menyerahkan bantuan dana untuk renovasi rumah tidak layak huni (Rutilahu) (foto:ist.setwan) |
Program tersebut dibiayai dari
iuran para ASN Pemprov Jawa Barat sebesar Rp1.000 per orang setiap hari. Dana
yang terkumpul kemudian digunakan untuk membantu memperbaiki rumah warga yang
membutuhkan.
Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi
Demokrat, H. Zulkifly Chaniago, mengapresiasi keberhasilan program tersebut.
Menurutnya, bantuan itu memiliki dampak besar karena sejumlah rumah yang
direnovasi sebelumnya tidak hanya dalam kondisi memprihatinkan, tetapi juga
belum memiliki fasilitas MCK dan aliran listrik.
“18 rumah warga Desa Girimukti
sebelumnya memang merupakan rumah tidak layak huni. Selain kondisi rumah yang
tidak layak, ternyata juga tidak memiliki sarana MCK dan aliran listrik,” kata
Zulkifly, Rabu (9/9/2026).
Zulkifly yang juga anggota Komisi
IV DPRD Jabar menilai program Poe Ibu sejalan dengan program Rumah Tidak Layak
Huni (Rutilahu) yang selama ini mendapat dukungan APBD Provinsi Jawa Barat.
Pada 2026, program Rutilahu Jabar
mengalokasikan anggaran sekitar Rp40 juta untuk setiap unit rumah yang
direnovasi. Namun, ia mengingatkan persoalan rumah tidak layak huni masih cukup
besar karena tersebar di 27 kabupaten/kota.
“Masih ada puluhan ribu rumah warga
Jabar tidak layak huni. Karena itu, setiap tahun anggaran untuk program
Rutilahu dialokasikan dalam APBD Jabar,” ujarnya.
Ia pun mendukung inovasi pemerintah
daerah, termasuk Poe Ibu, sebagai bentuk partisipasi ASN dalam membantu
masyarakat. Menurutnya, kolaborasi antara program pemerintah dan semangat
gotong royong dapat mempercepat penanganan rumah tidak layak huni.
Program Poe Ibu sendiri merupakan
kependekan dari Rereongan Sapoe Sarebu, yang bermakna gotong royong menyisihkan
Rp1.000 setiap hari. Dana tersebut dihimpun dari ASN Pemprov Jabar dan
disalurkan untuk membantu renovasi rumah warga yang membutuhkan.
Selain program pemerintah dan ASN,
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat juga turut berperan
dalam mendukung renovasi rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu dan
mustahik di berbagai daerah di Jawa Barat. (syaf/sein).