![]() |
| Tati Supriati Irwan sambut Gubernur KDM pada rapat paripurna DPRD Jabar |
Rapat paripurna yang berlangsung di
Gedung DPRD Jabar tersebut membahas sejumlah agenda strategis. Salah satunya
persetujuan bersama terhadap Ranperda tentang Perubahan APBD TA 2026 yang
diawali laporan Badan Anggaran, dilanjutkan penandatanganan persetujuan bersama
serta penyampaian pendapat akhir Gubernur Jawa Barat.
Selain anggaran, rapat juga
membahas penataan RPJMD Jawa Barat 2025–2029 melalui laporan Pansus XVII serta
penyampaian nota pengantar Gubernur terkait dua Ranperda, termasuk perubahan
kedua atas Perda Nomor 22 Tahun 2013 tentang pembentukan BUMD pengelola.
Sebagai anggota Komisi II DPRD
Jabar yang membidangi perekonomian, Tati menekankan pentingnya implementasi
Perubahan APBD 2026 agar tidak berhenti pada pengesahan, tetapi segera
dirasakan masyarakat.
“Pengesahan Perubahan APBD 2026
hari ini adalah langkah krusial. Kami di Fraksi Golkar memastikan alokasi
anggaran ini tepat sasaran, terutama untuk program yang menyentuh langsung
kebutuhan dasar masyarakat seperti pemulihan ekonomi lokal, ketahanan pangan,
dan penguatan BUMD daerah,” ujar Tati seusai rapat.
Legislator dari Dapil Jabar III
(Kabupaten Bandung Barat) itu berharap pemerintah daerah segera mengeksekusi
anggaran yang telah disepakati, sehingga mampu mendorong percepatan pembangunan
dan memperkuat perekonomian masyarakat, khususnya di wilayah Bandung Barat.
“Semangatnya harus ngabret,
bergerak cepat. Anggaran yang sudah disepakati harus segera diwujudkan menjadi
program yang manfaatnya benar-benar dirasakan rakyat,” pungkasnya. (*/sein).
