![]() |
| Wali kota Bandung M.Farhan pada cra Musprov IKA UNPAD di rooftop DPRD Jabar |
Hal
tersebut ditegaskan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, saat menghadiri
Musyawarah Provinsi (Musprov) sekaligus Pelantikan Pengurus Provinsi Ikatan
Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) Jawa Barat di rooftop Gedung DPRD
Jawa Barat, Minggu (18/10/2026).
Di
hadapan para alumni, Farhan mendorong IKA Unpad untuk tidak sekadar berkumpul,
melainkan mengambil peran aktif mendesain solusi atas tantangan perkotaan
melalui pendekatan sistemik dan lintas keilmuan.
“Hal
yang terpenting adalah bagaimana program-program ini menjadi legacy bagi Kota
Bandung, bukan legacy bagi wali kotanya,” ujar Farhan.
Ia
mencontohkan pentingnya integrasi antarprogram berbasis ekosistem, seperti menghubungkan
pengelolaan sampah organik rumah tangga dengan program pertanian perkotaan
(Buruan Sae). Hasil panennya kemudian dialokasikan untuk menunjang Dapur Sehat
Atasi Stunting (Dapur Dahsat).
“Jika
kita berpikir sebagai sebuah sistem dan menghubungkan program-program ini, satu
solusi bisa sekaligus menjawab persoalan lain. Pembangunan bukan kerja satu
orang,” tambahnya.
Ekspansi Organisasi dan Konsolidasi Alumni
![]() |
| Ketua Pengurus Provinsi IKA Unpad M.Q.Uswara |
Merespons
tantangan tersebut, Ketua Pengurus Provinsi IKA Unpad Jawa Barat, MQ Iswara,
menyatakan kesiapan jajarannya untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah
daerah. Sebagai langkah strategis, IKA Unpad Jabar menargetkan pembentukan
kepengurusan di seluruh 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat dalam waktu enam bulan
ke depan.
“Kepengurusan
baru ini difokuskan untuk memperkuat komunikasi alumni, mendukung almamater,
serta membangun kolaborasi nyata bagi pembangunan daerah,” ungkap Iswara.
Sementara
itu, Steering Committee Musprov IKA Unpad Jabar, Dicky Wishnumulya, menjelaskan
bahwa rangkaian konsolidasi telah dirancang sejak Juni 2026 melalui koordinasi
intensif lintas fakultas dan daerah. Musprov ini menjadi momentum penting
merumuskan arah rekomendasi organisasi ke depan.
Kolaborasi ini diharapkan tak berhenti di atas kertas, melainkan mewujud dalam aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat Kota Bandung dan Jawa Barat. (*/red).

.jpeg)
.jpeg)