Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Baznas Jabar Gelar Uji Kompetensi Sertifikasi Amil Kualifikasi 3 Diikuti 26 Peserta dari Tiga Provinsi di Bandung

Kamis, 05 November 2026 | 07:03 WIB Last Updated 2026-11-05T00:03:47Z
Klik
Baznas Jabar Gelar Uji Kompetensi Sertifikasi Amil Kualifikasi 3 dari Tiga Provinsi di Bandung



BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- BAZNAS Jawa Barat gelar pelatihan dan sertifikasi Amil Skema Kualifikasi 3 bidang Pengelolaan Zakat diikuti sebanyak 26 pengelola zakat dari tiga provinsi di UTC Dago, Bandung, Senin (2/11/2026). Uji Kompetensi Sertifikasi guna penguatan atas pengakuan kompetensi jadi fondasi tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Peserta Uji Kompetensi bukan hanya datang dari Jawa Barat, tetapi juga dari Sumatera Selatan dan Jawa Tengah — sebuah penanda bahwa penguatan standar kompetensi amil kini jadi kebutuhan lintas daerah, bukan urusan satu provinsi saja.

Kegiatan yang dibuka oleh Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Barat ini dihadiri pula oleh Wakil Ketua BAZNAS RI, Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., serta tim Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BAZNAS RI. Para peserta berasal dari jajaran BAZNAS, Lembaga Amil Zakat (LAZ), hingga Unit Pengumpul Zakat (UPZ).

Zainut menekankan, sertifikasi bukan sekadar formalitas selembar kertas. “Ini instrumen penting untuk memastikan setiap amil menjalankan amanah sesuai standar kompetensi yang dibutuhkan,” ujarnya. Ia berharap seluruh peserta mengikuti setiap tahapan dengan sungguh-sungguh, lulus uji kompetensi, dan kelak menjadi amil yang makin kompeten serta profesional.

Baznas Jabar bersama persrta pelatihan Uji Kompetensi Sertifikasi Amil Kualifikasi 3 diikuti 26 peserta


Dalam laporannya, Pimpinan BAZNAS Jabar Bidang SDM, Administrasi, Umum dan Humas, Nana Sudiana, S.IP., M.M., M.Hum., menegaskan tujuan kegiatan ini dua sisi: penguatan pengetahuan sekaligus pengakuan kompetensi. 


“Kami ingin ini bukan hanya proses meraih sertifikat, melainkan ruang belajar yang benar-benar menaikkan kapasitas,” tuturnya. “Dengan kompetensi yang lebih baik, kualitas layanan, tata kelola, dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat ikut terangkat.”

Suara peserta menggambarkan betapa berharganya kesempatan ini. M. Agung Amanat, S.Psi., perwakilan BAZNAS Kota Palembang, melihat kegiatan sebagai ajang menyamakan pemahaman atas standar kerja amil. “Ilmu dan pengalaman di sini harus bisa langsung diterapkan di tugas sehari-hari,” katanya.

Senada, Muhamad Arifin Siregar, S.Kom., Lc., M.Pd., dari LAZ Pesantren Islam Al Irsyad Tengaran, Semarang, memandang sertifikasi sebagai cermin kemampuan profesional seorang amil. “Penguatan kapasitas kami penting agar zakat dikelola semakin terarah, bertanggung jawab, dan manfaatnya dirasakan lebih luas oleh mustahik,” ujarnya.

Lewat pelatihan dan uji kompetensi ini, BAZNAS Jabar bersama BAZNAS RI dan LSP BAZNAS RI ingin membangun standar kompetensi yang sama di antara para pengelola zakat — dari fungsi penghimpunan, pengelolaan, pendistribusian, hingga pendayagunaan. Pada akhirnya, profesionalisme amil lah yang menjadi fondasi kepercayaan publik: ketika pengelola zakat makin mumpuni, amanah umat pun terjaga dengan lebih baik. (*/red).

×
Berita Terbaru Update