![]() |
| Menaker Yassierli remiskan Pelatihan Vokasi Nasiobnal 2026 wilayah Cirebon diikuti 2.000 peserta |
Menaker Yassierli menegaskan bahwa
pemerintah berkomitmen memberikan akses pelatihan secara gratis dan inklusif
guna mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Inklusivitas & Kesetaraan:
Pelatihan melibatkan 50 penyandang disabilitas di bidang kewirausahaan serta 20
pekerja terdampak PHK yang didampingi langsung oleh Disnaker setempat.
Fasilitas Komprehensif: Setiap
peserta memperoleh uang saku, konsumsi, pendampingan instruktur ahli, serta
perlindungan BPJS Ketenagakerjaan (JKK dan JKM) selama masa pelatihan.
Skema Pelatihan Variatif: Program dijalankan melalui metode Tailor Made Training (TMT), kemitraan swasta, serta unit pelaksana teknis daerah (UPTD).

Menteri Yassierli bersama peserta pelatihan Vokasi wilayah Cirebon
Mencari Kerja Sekaligus Menciptakan
Lapangan Kerja
Menaker berpesan agar para peserta
tidak hanya berfokus menjadi pencari kerja, tetapi juga berani merintis usaha
mandiri yang mampu menyerap tenaga kerja baru di daerahnya masing-masing.
Penguasaan Keterampilan Nyata:
Peserta diimbau memanfaatkan fasilitas pelatihan secara optimal agar memiliki
daya saing dan standar kompetensi yang diakui industri.
Peluang Kemandirian Usaha:
Yassierli mencontohkan alumni pelatihan teknisi AC di Medan yang sukses
membangun bisnis hingga mempekerjakan 18 karyawan sebagai bukti nyata dampak
positif pelatihan vokasi.
Melalui pembekalan keterampilan
ini, Kemnaker optimistis dapat menekan angka pengangguran sekaligus mempercepat
pemerataan kesempatan kerja yang adil bagi seluruh lapisan masyarakat. (*/red).
