![]() |
| Wali kota Bandung M.Farhan membuka pameran lukisan amal bertujuk " Art for Hope" digagas Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Wilyah Jabar |
Pameran seni ini membuktikan bahwa
kanvas dan cat tidak sekadar medium ekspresi estetis, melainkan sarana
solidaritas nyata untuk menggalang dana penanggulangan kanker serta memberikan
dukungan moral bagi para pejuang kanker.
Dalam sambutannya, Farhan menegaskan
pentingnya kehadiran seni untuk menghidupkan nilai-nilai kemanusiaan di tengah
masyarakat.
Ruang Berjiwa: Farhan menyebut seni
bertindak sebagai penjiwa bagi infrastruktur kota. Tanpa sentuhan seni dan rasa
kepedulian, bangunan megah hanyalah sekadar tembok dingin tanpa makna.
Kolaborasi Lintas Batas: Pameran
ini menghimpun seniman dari berbagai daerah seperti Bandung, Yogyakarta, dan
Magelang, hingga partisipasi internasional dari Malaysia dan Myanmar.
Penggalangan Dana Kasih: Seluruh seniman yang terlibat mendonasikan karya lukis mereka, di mana hasil penjualannya akan didedikasikan penuh untuk mendanai program-program pendampingan dan penanganan pasien YKI Jawa Barat.
Pemkot Bandung Dorong Ekosistem
Kreatif
Pameran Lukisan Amal Art for Hope di BI Cabang wilyah Jabar
Farhan menyoroti peran strategis
pemerintah daerah dalam menjaga keberlangsungan ekosistem seni yang
berkelanjutan dan berdampak sosial.
Fasilitator Infrastruktur:
Pemerintah Kota Bandung berkomitmen menyediakan serta merawat ruang-ruang
publik dan fasilitas yang ramah bagi kreativitas para seniman.
Kemandirian Komunitas: Pemkot
mendorong agar inisiatif kegiatan seni lahir dan tumbuh dari komunitas serta
pelaku seni itu sendiri, sehingga tercipta gerakan sosial yang otentik dan
berdampak luas.
Pameran "Art for Hope"
menjadi simbol harmoni antara seniman, kolektor, komunitas, dan pemerintah
dalam merajut kepedulian kemanusiaan—menjadikan goresan kuas sebagai bahasa
universal pemantik harapan hidup. (ray/red).
