Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Musrenbang Jabar Bahas Isu Strategis Tahun 2018

Senin, 10 April 2017 | 18:11 WIB Last Updated 2017-04-10T11:42:40Z
Klik
Wagub Jabar ,Demiz paparkan isu strategis tahun 2018 dalam
rapat Musrenbang Jabar 2017 (foto:ist).,
BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA.COM,- Dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Jawa Barat Tahun 2005 -2025, tahun 2013 -2018 merupakan tahap memantapkan pembangunan secara menyeluruh, sebelum memasuki tahap mencapai kemandirian masyarakat Jawa Barat di tahun 2018-2023. Dengan demikian, dalam RPJMD Jabar Tahun 2013- 2018, tahun 2018 merupakan tahap awal mencapai kemandirian.

Terkait perubahan RPJMD tersebut, Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar pada acara Pembukaan Virtual Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Jawa Barat Tahun 2017, di Ruang Rapat Soehoed Warnaen Bappeda Provinsi Jawa Barat, Jl. Ir. H. Juanda No. 287 Bandung, Senin (10/04) memaparkan hal yang menjadi isu strategis Provinsi Jawa Barat Tahun 2018, yaitu sebagai berikut:

Ada 3 katagori isu Strategis yaitu aspek Kesejahteraan Masyarakat, meliputi: Ketahanan Pangan; Kemiskinan dan PMKS; 3. Pengangguran; dan 4. Ketahanan Keluarga. Kedua, Isu Strategis pada aspek Pelayanan Umum, meliputi: 1.Pemerataan, Perluasan Akses dan Mutu Pendidikan; 2. Peningkatan Kualitas, Akses dan Sistem Pelayanan Kesehatan; dan 3. Infrastruktur Strategis, Infrastruktur Desa dan Perdesaan.

Adapun Isu Strategis ketiga pada aspek Daya Saing Daerah, meliputi: 1. Aksesibilitas, Kualitas, Daya Saing, Pengawasan, dan Perlindungan Ketenagakerjaan; 2. Pengembangan KUMKM; 3. Prestasi Pemuda dalam Lingkup Nasional dan Internasional; 4. Pemilihan Kepala Daerah 2018; 5. Akuntabilitas Kinerja Aparatur; 6. Pengembangan Destinasi Wisata, Pusat Seni dan Budaya serta Gelanggang Olahraga; dan 7. Lingkungan Hidup dan Penataan Ruang.

"Sementara itu, terdapat 10 Rancangan Prioritas Nasional dan Program Prioritas Tahun 2018, yaitu: Pendidikan; Kesehatan; Perumahan dan Pemukiman; Pengembangan Dunia Usaha dan Pariwisata; Ketahanan Energi; Ketahanan Pangan; Penanggulangan Kemiskinan; Infrastruktur, Konektivitas dan Kemaritiman; Pembangunan Wilayah; serta Politik, Hukum, Pertahanan dan Keamanan," ungkap Wagub.

Maka berdasarkan hal-hal tersebut, Tema Pembangunan Jawa Barat Tahun 2018 yaitu, "Percepatan Pembangunan Manusia Bagi Upaya Peningkatan Daya Saing Menuju Kemandirian Masyarakat."

Selanjutnya sambung Deddy Mizwar, terdapat 11 Prioritas Pembangunan Provinsi Jawa Barat Tahun 2018, yaitu: 1. Akses dan Kualitas Pendidikan serta Keagamaan; 2. Akses dan Kualitas Pelayanan Kesehatan; 3. Penyediaan Infrastruktur Layanan Dasar Permukiman dan Infrastruktur Strategis di Perkotaan dan Perdesaan; 4. Peningkatan Iklim Investasi, Daya Saing Usaha dan Pariwisata; 5. Peningkatan Ketahanan Pangan, Energi, dan Sumber daya Air;

Selanjutnya, 6. Peningkatan Kapasitas KUMKM dan Daya Saing Industri; 7. Politik Hukum dan Tata Kelola Pemerintahan; 8. Pengelolaan Sumber Daya Alam, Lingkungan Hidup, dan Penanggulangan Bencana; 9. Penanggulangan Kemiskinan; 10. Peningkatan Penataan Ruang Daerah; dan 11. Peningkatan Kualitas Kependudukan.

"Virtual Musrenbang ini merupakan bagian penting dan tidak terpisahkan dari seluruh tahapan Musrenbang Provinsi Jawa Barat Tahun 2017," katanya.

Demiz juga berharap dan mengajak, para Bupati, para Walikota, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan pembangunan di tingkat Kabupaten/Kota, untuk bersama-sama memanfaatkan forum berharga ini dalam rangka penyampaian Rencana Program/Kegiatan Prioritas Pembangunan Kabupaten/Kota, merujuk kepada hasil-hasil pembahasan dari tahapan perencanaan yang telah dilaksanakan sebelumnya," ujarnya.

Adapun kata Deddy, daftar usulan Kegiatan Prioritas Kabupaten/Kota yang dihasilkan hari ini, kemudian akan ditindaklanjuti melalui forum-forum dialog selanjutnya, untuk kemudian disinergikan dengan Prioritas Pembangunan Provinsi, tandasnya.

Hadir pada kegiatan Para pimpinan dan anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten/ Kota Se- Jawa Barat, Kepala Bappeda Provinsi Jawa Barat, Bupati/ Wakil Bupati, para Walikota/Wakil Walikota, para Sekretaris Daerah, Asisten, Staf Ahli, serta para Kepala Bappeda Kabupaten/Kota se-Jawa Barat. (sein/hms).
×
Berita Terbaru Update