Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Dinas SDA Jabar Mampu Tingkatkan Kondisi Jaringan Irigasi Mencapai 73,95 Persen

Kamis, 29 Maret 2018 | 19:09 WIB Last Updated 2018-03-29T12:11:34Z
Klik
Kadis SDA Jabar, Nana Nasuha (batik coklat) didampingi
Kabalai Apit dan Tendy
BANDUNG, (FBR. Com),--- Keberhasilan dalam memeuhi tehanan pangan, tentunya tidak terlapas dari kondisi jaringan irigasi. Kondisi Daerah Irigasi yang bagus tentunya mampu mengaliri debit air sesuai dengan kebutuhan. Untuk itu, Dinas Sumber Daya Air (SDA), akan terus berupaya menjaga dan memelihara agar Jaringan Irigasi tetap dalam kendisi baik.

Menurut, Ir. H. Nana Nasuha Djuhri Komisi IV DPRD Jabar, Sp.1 , target kinerja Dinas SDA Jabar dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) periode 2013-2018 sebesar 72-74%. .

Pada tahun 2017 capaikan tingkat kondisi baik jaringan Irigasi di Daerah Irigasi kewenangan Provinsi sudah mencapai 73,95 %atau melampaui target bawah yaitu 72%. Bahkan keberhasilan sudah sangat mendekati target maksimal/atas yaitu 74%.

Hal ini dikatakan Kadis SDA Jabar, Ir.H.Nana Nasuha Djuhri, Sp.1 didampingi Sekretaris Andri Heryanto, ST.,M.A.P.,MT, saat ditemui usai rapat kerja dengan Komisi IV DPRD Jabar dengan agenda pembahasan LKPJ Gubernur tahun 2017 dan LKPJ Akhir Masa Jabatan Gubernur (AMJ) 2013-2018, di Gedung DPRD Jabar, Kamis, (29/3/18).

Dikatakan, pada tahun 2016, target tingkat kondisi baik jaringan irigasi di Daerah Irigasi kewenangan provinsi sebesar 76-81%, namun, pada tahun 2017 dilakukan revisi RPJMD menjadi 72-74%. Jadi penurunan target tersebut berdasarkan keputusan Repisi RPJMD. Dan Alhamdulillah, target yang ditetapkan, kita berhasil mencapai target maksimal yaitu, 74 %, ujarnya.

Adapun, program pengendalian Banjir dan Kekeringan serta Pengamanan Pantai dalam hal tingkat penanganan darurat infrastruktur SDA dan Irigasi yang terkena bencana alam pdari tahun 2013-2018 mencapai 100%.

Masalah banjir, tentunya tidak terlepas dari tingkat kelebatan/ deras dan lama hujan. Namun, itu juga tergantung kondili lingkungan, Cutmat Area dan saluran pembungan. Untuk itu, sesuai dengan kewenangan sebagai mana diatur dalam peraturan yang berlaku, maka Dinas SDA lebih terfokus penangan Daerah Irigasi yang rusak pasca banjir, jelasnya.
Sekretaris Andri Haryanto, 

Sementara itu, Sekretaris Dinas SDA Jabar Andri Heryanto, ST.,M.A.P.,MT menambahkan, dari seluruh program yang dicanangkan dan dilaksanakan di Dinas SDA maupun di 6 Balai PSDA Dinas SDA, sempai sejauh ini sudah berjalan sesuai dengan rencana dan target. Bahkan ada beberapa program melampaui target.

Salah satunya, program capian tingkat kondisi baik jaringan Irigasi di daerah Irigasi kewenangan provinsi yang mencapai 73,95 % dari target sebesar 72-74%. Atau mendekati target maksimal (74%).

Namun, Andri juga mengatakan, untuk program pembangunan daerah irigasi Strategis D.I Caringin, belum sesuai dengan target. Hal ini, karena terkendala masalah pembebasan lahan untuk pembangunan D.I Caringin di Kecamatan Cisolok-Kab Sukabumi.

Dikatakan, dari 71 Hektar lahan yang dibutuhkan, sampai saat ini baru dapat terpenuhi seluas 41 hektar, jadi masih kurang 30 hektar lagi. Insya Allah, ditahun 2018 ini pemenuhan lahan seluas 30 Heltar tersebut dapat tercapai di tahun ini juga, ujarnya.

Adapun lahan yang sudah tersedia seluas 41 hektar ( tahap I) tersebut, difokuskan untuk area Bendung dan jaringan utama, tandasnya.
H.Hasbullah ( anggota Komisi IV DPRD Jabar

Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Jabar, H. Hasbullah, mengatakan, DPRD Jabar khususnya Komisi IV mendorong Dinas SDA Jabar untuk dapat mengalokasikan anggaran penanggulangan drainase itu tidak secara parsial harus paripurna, supaya ada income dan benefit yang didapat.

Dan kita juga, pengen alokasi pembangunan sistem drainase yang di Sukabumi , D.I Cisolok itu akan menciptakan 800 ha sawah baru, itu perlu benar-benar dilaksanakan secara benar kegiatan perbaikan fisik bendungan dan irigasi agar outcome dari lahan kering menjadi lahan sawah dan menjadi produktif karena dia mencetak sawah baru terwujud, harapnya. (husein).
×
Berita Terbaru Update