Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Tim Ekspedisi PAB-BoSS Tiba Di Lombok Utara, Bantuan Akan Disalurkan Ke Pelosok Desa

Sabtu, 08 September 2018 | 21:41 WIB Last Updated 2018-09-08T14:41:11Z
Klik
FAKTABANDUNGRAYA.COM, BANDUNG - Pemuda Abdi Bangsa BoS.S Kick Boxing Indonesia tunjukkan solidaritas dan sikap kepedulian sosial terhadap korban paska bencana di Lombok. Dengan semangat persaudaraan, PAB-BoSS Kick Boxing Indonesia telah berhasil mendistribusikan bantuan logistik kepada para warga dan pengungsi korban bencana di wilayah Lombok Utara.

Bantuan logistik berupa barang yang dibutuhkan para warga paska bencana diberangkatkan dari DPW PAB-BoSS Bali (Jumat sore, 7/9), dan tiba di Lombok Utara pada hari Sabtu pagi (8/9). Bantuan logistik bagi korban bencana diangkut dengan menggunakan satu unit truk.

Menurut keterangan dari Ahyar, perwakilan Tim PAB-BoSS yang mengirimkan bantuan ke lokasi, bantuan logistik akan mulai didistribusikan ke warga dan pengungsi yang ada di wilayah pelosok-pelosok desa di Lombok Utara esok hari (Minggu, 9/9).

"Alhamdulillah kiriman bantuan logistik tiba pagi ini, kami akan packing dulu sebelum didistribusikan kepada warga," ujar Ahyar, Sabtu (8/9).

"Pendistribusian bantuan akan kami lakukan mulai besok, mengingat lokasi warga yang akan kami salurkan berada di wilayah pelosok-pelosok desa. Hari ini kami hanya menyalurkan bantuan kepada warga korban bencana di desa Gumantar, Lombok Utara dan melakukan koordinasi dengan Babinsa yang ada wilayah setempat," jelasnya.

Sementara, Ketua Dewan Pendiri Iskandar Bule yang akrab disapa Kang Is, melalui Sekjen DPN PAB-BoSS Kang Budi Rahman mengatakan, "pada intinya, kami dari Pemuda Abdi Bangsa-BO.S.S Kick Boxing Indonesia mengajak kepada seluruh anak Bangsa untuk tetep memberikan kepeduliannya terhadap Saudara-saudara Kita di Lombok, dalam masa Pasca bencana & rekonstruksi setelah tahap  tanggap darurat," ujarnya.

"Kemandirian warga belum terbangun secara menyeluruh, dimana masih banyak warga, terutama anak-anak yang masih banyak memerlukan bantuan psikologis untuk memulihkan trauma mereka (trauma healing), jadi kami harap kita tidak berhenti untuk memberikan bantuan untuk saudara kita disana," pungkasnya. (Cuy)
×
Berita Terbaru Update