Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Penyerahan Bak Sampah Untuk Warga, Wujud Sinergitas Satgas Subsektor 21-17, Perangkat Desa Dan Swasta

Selasa, 15 Januari 2019 | 18:08 WIB Last Updated 2019-01-15T11:08:25Z
Klik

FAKTABANDUNGRAYA.COM, SOLOKANJERUK - Satgas Citarum Sektor 21 laksanakan penyerahan bak pengolahan sampah kepada masyarakat, kegiatan penyerahan kali ini dilakukan Satgas Sektor 21 Subsektor 17 Solokanjeruk kepada warga desa Langensari, Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, Selasa (15/1/19).

Penyerahan ini adalah kegiatan kesekian kali yang dilakukan dan digagas Satgas Sektor 21 melalui Gebyar penyediaan bak pengolahan sampah untuk warga, dengan target pembuatan 40 hingga 50 unit bak pengolahan sampah yang tersebar di 17 Subsektor wilayah Sektor 21. Gebyar bak sampah yang dilakukan Satgas Sektor 21 bertujuan untuk sosialisasi kepada warga, meningkatkan kesadaran masyarakat peduli terhadap kebersihan lingkungan, serta mendorong pemerintah daerah dalam menyediakan kebutuhan sarana dan prasarana pengolahan sampah di tiap Rukun Warga.

Secara simbolik, bak pengolahan sampah diserahterimakan oleh Dansektor 21 Kol Inf Yusep Sudrajat yang diwakili Letda Saniyo kepada Kepala Desa Langensari Agus Kusuma. Penyerahan disaksikan langsung oleh perangkat Kecamatan, Kapolsek Solokanjeruk, Danramil Majalaya, perwakilan pihak swasta PT PMTI, serta warga masyarakat Rt 03, Rw 7 desa Langensari, Solokanjeruk, Kabupaten Bandung.


Di lokasi penyerahan, Dansektor 21 melalui Pasiminlog Sektor 21 Letda Saniyo menyampaikan bahwa melalui penyerahan instalasi bak pengolahan sampah ini semoga dapat bermanfaat dan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk peduli dengan tidak buang sampah lagi ke sungai.

"Apa yang kita serahkan dan satgas subsektor solokan jeruk perbuat dapat bermanfaat, dan menyadarkan masyarakat untuk tidak buang sampah lagi ke sungai," ujarnya.

Kegiatan ini, kata Letda Saniyo, adalah bentuk sosialisasi yang dilakukan dan menjadi salah satu bagian tugas Satgas Citarum, yakni Sosialisasi, Karya Bhakti, dan Operasi. Dalam Perpres No 15 Tahun 2018, mengemban amanah mengembalikan kelestarian dan ekosistem DAS Citarum.

"Satgas hanya menjembatani untuk mengingatkan masyarakat untuk sadar lingkungan, harus didukung masyarakat, akademisi, instansi pemerintahan, swasta dan juga kelompok penggiat lingkungan," ungkapnya.

"Tanpa adanya dukungan dan sinergitas dari semua elemen, satgas itu tidak ada apa-apanya. Atas partisipasi semua pihak, progres dan perkembangan kedepan akan lebih baik lagi," imbuhnya.

Ditempat yang sama, Agus Kusuma Kepala Desa Langensari menerangkan bahwa di desa Langensari terdapat 18 Rukun Warga, tidak semua memiliki bak sampah. Ketika ada koordinasi dari satgas citarum mengenai pembuatan bak sampah, "lalu saya bertanya mau dikemanakan sampahnya, saya usulkan bagaimana kalau sekalian membangun tungku pembakaran sampah, dan itu disambut baik oleh satgas," ujarnya.

Selama ini, kata Agus, desa Langensari sudah memiliki tim kerja yang mengurusi pengelolaan sampah dari masyarakat dengan diberi nama Badega Lembur. "Program kami dengan satgas citarum harum betul betul bersinergi," katanya.

"Saya berharap, dengan adanya bak pengolahan sampah ini, Rw 7 bisa mandiri dalam pengolahan sampahnya. Dengan penunjukkan langsung petugas pengelola sampah di Rw 7. Untuk memotivasi jangan hanya 1 orang saja, tapi semua masyarakat bisa mengolah sampah. Mudah mudahan ini bukan yang terakhir, ini akan diikuti oleh RW yang lain," ungkapnya.

Kedepan, lanjut Agus Kusuma, desa Langensari berencana akan menyediakan dan membangun bak pengolahan sampah di tiap tiap Rukun Warga, "untuk rw yang lain saya mengusulkan melalui anggaran apbd reguler dan dana desa," pungkasnya.

Sementara, Direksi PT PMTI Chandra Setiawan sebagai pihak swasta yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan peresmian dan penyerahan bak sampah, menyampaikan bahwa sampai saat ini masih dengan komitmen yang sama, yakni mendukung misi program citarum harum agar menjadi nyata.

"Kami sebagai pengusaha swasta sangat mendukung program citarum harum, kami dari swasta apa yang bisa kami bantu akan kami bantu, agar kita bisa bekerjasama dari segi limbah dan lingkungan sekitar agar program ini terlaksana dengan baik," ujarnya.

"Terimakasih kepada pak Yusep selaku dansektor 21, pak saniyo, serta pejabat desa setempat, kami senang dengan suatu keharmonisan dari semua pihak sehingga program ini berjalan dengan baik," pungkasnya. (Cuy).
×
Berita Terbaru Update