Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

SRI Endarwati : Kehadiran BSI Memberikan Eukasi Masyarakat Daur Ulang Sampah

Minggu, 24 Maret 2019 | 12:13 WIB Last Updated 2019-03-26T06:14:28Z
Klik
Bandung, faktabandungraya.com,-- Sri Endarwati selaku pengelola Bank Sampah Indonesia mengatakan, kehadiran BSI di acara lounching Tesona Premium Iced Tea, untuk memberikan edukasi terhadap masyarakat, tentang cara memanfaatkan limbah sampah untuk memilah dan mendaur ulang sampah tersebut.

Bank Sampah Indonesia (BSI) berupaya untuk menyebar luaskan produk produk daur ulang, yang dibantu dengan Pemerintah, dari Dinas Pariwisata, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas UMKM.

Hal ini dikatakan, Sri Endarwati saat ditemui disela lounching dengan tebar pesona Tesona Premium Iced Tea” yang berlangsung di Jl. Ir. H.Djuanda, Bandung (24/03/2019).

Dikatakan, Sri Endarwari, ketika barang tersebut masih menjadi sampah, masuknya ke Dinas Lingkungan Hidup, dan ketika sudah menjadi produk daur ulang, barang tersebut masuk ke Dinas UMKM. “Ya akhirnya produk ini bermanfaat dan dipakai oleh siapapun” ujarnya.

Terkait produk yang sudah di hasilkan dari daur ulang sampah tersebut, Ia menjelaskan, pihaknya bekerja sama dengan komunitas – komunitas di berbagai daerah untuk memproduksi barang daur ulang tersebut.

Lebih lanjut Sri mengatakan, pihaknya sudah banyak memproduksi barang. “Kalau ada yang menginginkan dalam jumlah banyak, kami akan menghubungi pengrajin pengrajin kami di berbagai tempat. Bukan hanya di Jakarta dan Bandung saja, tapi di Bandung banyak sekali”, tuturnya.

Para pengrajin ini juga memiliki latar belakang yang berbeda beda. Contohnya saja dirinya, dari latar belakang seorang ibu rumah tangga, dan juga pernah menjadi assisten perias pengantin. Bahkan saya mampu membuat dekorasi dengan memanfaatkan limbah plastik, ujarnya.

Saat ditanya apa tujuan BSI, menurut Sri, tujuan utama dari Bank Sampah ini, untuk mengedukasikan masyarakat untuk mwmilah sampah dari rumahnya. Mendukasikan masyarakat bijak terhadap sampah, merubah pola pikir masyarakat terhadap sampah. “Alhamdulillah mereka mulai tersangkutlah dari sekian orang yang datang, keperdulian terhadap sampah itu masuk”, ucapnya.

Kita juga berharap dengan asanya kegiatan ini, mampu menyadarkan masyarakat, yang belum peduli akan sampah menjadi peduli terhadap sampah. Insyaallah lama lama masyarakat akan peduli terhadap sampah, memilah sampah dan menempatkan sampah pada tempatnya”, tandasnya. (husein).
×
Berita Terbaru Update