Mulai 1 Juli, 56 Penerbangan Pindah Dari Bandara Husein ke BIJB Kertajati

GEDUNGSATE, Faktajabarcom,--- Untuk memaksimalkan keberadaan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah mengeluarkan kebijakan pemindahan penerbangan domestik Bandara Husein Sastranegara Bandung dipindahkan ke BIJB Kertajati, Kabupaten Majalengka. Pada 1 Juli 2019, mendatang ada sebanyak 56 penerbangan.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi (Dishubprov) Jawa Barat (Jabar) Heri Antasari mengatakan, perpindahan operasional penerbangan domestik itu sudah disepakati semua pihak, termasuk maskapai penerbangan. Baik itu, Angkasa Pura II, BIJB, pihak yang memiliki pesawat (maskapai), Angkutan darat (Damri).

“Melalui beberapa kali pembahasan dan akhirnya disepakati, bahwa pada 1 Juli 2019 mendatang, ada sebanyak 56 penerbangan yang akan dialihkan dari Bandara Husein Bandung ke BIJB Kertajati Majalengka”, kata Heri Antasari dalam kegiatan bertajuk Jabar Punya Informasi (Japri) Gedung Sate Jl Diponegoro, Bandung, Jumat, (21/6-2019).

Selain Heri, pembicara lain dalam kegiatan tersebut adalah Direktur BIJB M Singgih,Eksekutif GM Angkasa Pura II Ibut Astono, Distrik Sales Manager Citylink Aribowo Setio, Distrik Manager Lion Air Eva Rusmini, dan GM Damri Kota Bandung Mursalim.

Kabar tanggal 15 Juni seluruh penerbangan domistik dari bandara Husein Bandung akan pindah ke Bandara BIJB Kertajati, dibatalkan atau diundur ?.. Tidak ada yang dibatalkan atau diundur, tetapi itu tetap berlaku, ujarnya.

Dikatakan, untuk melaksanakan perpindahan penerbangan, tentunya dibutuhkan kebijakan dan kesiapan yang matang, baik kondisi lapangan, kesiapan sarana bandara, kesiapan pesawat, rute slote penerbangan termasuk juga moda darat pendukungnya.

Kesiapan dilapangan, misalkan, ada maskapai, ada angkasa pura, ada BIJB Kertajati, ada intermodaliti –angkatan darat yang berfungsi sebagai penghubung, dan lain sebagainya.

Intermodality sudah siap karena Dishubprov Jabar sudah mengeluarkan 12 rekomendasi, angkasa pura sudah siap, BIJB sudah siap.

“Hanya urusan penerbangan ini kan, maskapai adalah pihak sarananya ya, pihak yang memiliki pesawat dan rutenya dan pengajuan untuk rute slote penerbangan itu harus diajukan secara inisiatif dari mereka,” ujarnya.

Sementara itu, Distrik Manager Lion Air Eva Rusmini mengatakan lion air sudah ready, sudah siap terbang dari BIJB Kertajati tanggal 1 Juli dengan 12 flight. “Kalau frekuensi bagus kami akan secepatnya nambah,” kata Eva.

Distrik Sales Manager Citylink Aribowo Setio mengatakan pada prinsipnya Citylink mendukung apa yang sudah diputuskan, apa kebijakan yang sudah diambil.

“Kan selama ini kita ada 6 kali frekuensi dari Bandung, dengan menggunakan pesawat jet. Itu yang akan murni kita pindahkan ke Kertajati semua, masih dengan skedule yang sama gitu,” katanya.

“Ada beberapa proses perizinan tengah diproses di kantor pusat, bila semuanya sudah siap, Citylink langsung akan umumkan, Citylink akan pindah penerbangan dari Bandung ke Kertajati. Dan itu akan informasikan kepada penumpang yang telah melakukan pembelian tiket.

Sedangkan GM Damri Kota Bandung Mursalim mengatakan, Damri siap menyediakan transportasi darat untuk mengangkut masyarakat yang ingin berangkat ke Bandara Intenasional Jawa Barat (BIJB) dari empat kota. Yakni, Kota Bandung, Cirebon, Kuningan dan Cikarang.

Mursalin, armada yang disiapkan Damri untuk mempermudah penumpang yang akan bepergian ke luar daerah Jabar menggunakan pesawat. (husein).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.