Anggota DPRD Jabar "KECEWA" Ruang Kerja Anggota Fraksi Belum Siap

BANDUNG, Faktabandungraya.com,--- Hari pertama kerja anggota DPRD Jabar periode 2019-2024 sedikit kecewa, dikarenakan ruang kerja untuk 120 anggota belum selesai sepenuhnya, bahkan diperkirakan baru mencapai 90 persen. Untuk sementara ruang kerja seluruh anggota Fraksi ditempatkan di ruang kerja Komisi, Badan Kehormatan, BP Perda dan Ruang Pansus.

Anggota Fraksi Partai Gerindra, H. Daddy Rohanady, mengungkapan rasa kecewanya atas belum beresnya ruang kerja bagi seluruh anggota dewan.

“ Kita sangat menyayangkan atas keterlambatan pekerjaan renovasi ruang kerja seluruh anggota fraksi”, ujar Daddy Rohanady kepada faktabandungraya.com, usai melakukan inspeksi mendadak (Sidak) langsung kesiapan ruang kerja anggota fraksi di lantai 3 dan 4, Selasa (3/-9-2019).

Dalam sidak tadi, saya sempat mempertanyakan kepada penanggungjawab pekerjaan renovasi ruang kerja anggota fraksi, Kasubag Perlengkapan dan Pemeliharaan Setwan Bambang Nugraha B, dia mengatakan, sesuai dengan kontrak SPK, pekerjaan harus sudah tuntas pada tanggal 9 September 2019, mendatang.

“Bila berdasarkan, SKP kontrak yang akan berakhir pada 9 September mendatang, sekarang sudah tanggal 3, jadi tinggal 6 hari lagi. Apakah selesai ?... . Walaupun demikian kita tetap berharap, dapat selesai tepat waktu, terutama untuk ruang anggota di lantai 3 dan 4, ujar Daddy sedikit pesimis.

Apa yang menjadi penyebab lambatnya renovasi/ perombakan ruang kerja anggota fraksi ?... Menurutnya, penyebab lamanya proses pengerjaan dikarenakan penambahan anggota dewan semula jumlah 100 bertambah menjadi 120 orang, hal itu juga berimbas pada penambahan ruang fraksi.

“Kan ruang kerja anggota fraksi semula dirancang untuk 100 anggota dewan sekrang menjadi 120 anggota, sehingga dengan penambahan tersebut secara otomatis ada banyak perubahan ruangan”, ujarnya.

Andai pada tanggal 9 September nanti, juga belum selesai, bagaimana ?...

“Saya berharap yang pertama itu tidak berandai-andai, namun berharap betul pada tanggal 9 semua ruang kerja anggota fraksi selesai dengan baik. Kedua, ada adendum kontrak, kalaupun ada penambahan butuh waktu, mudah-mudahan tidak terlalu lama, kasian juga sama kawan-kawan yang baru datang butuh ruang juga”, ujar politisi Gerindra yang kali ketiga terpilih menjadi anggota DPRD Jabar dari Dapil Kab/kota Cirebon –Indramayu ini.

Lebih lanjut Dady mengatakan, saya juga mendengar, bahwa lantai 2 yang merupakan ruang kerja Pimpinan Dewan juga akan dilakukan renovasi, termasuk lantai 1 yang direncanakan untuk ruang kerja Pimpinan Fraksi dan ruang Rapat Fraksi, sampai saat ini belum sama sekali belum dirombak. Jadi sekarang, ruang kerja sementara Fraksi ditempatkan di ruang kerja Komisi I s/d V, Ruang Badan Kehormatan, ruang BP Perda dan ruang Pansus.

Sementara itu, ditempat yang sama Anggota Fraksi P Gerindra, H. Arif Hamid Rahman juga mengutarakan rasa kecewanya.

“ Saya selaku anggota baru DPRD Jabar, di hari pertama kerja pasca pelantikan, tentunya ingin sekali dapat segera bekerja sebagai wakil rakyat. Namun, begitu datang ke Kantor DPRD Jabar, ternyata ruang kerja bagi seluruh anggota Fraksi belum siap, kata Arif dengan sedikit kecewa.

Menurutnya, seharusnya pihak Sekretariat DPRD Jabar, begitu mengetahui keputusan KPU bahwa akan ada penambahan jumlah anggota DPRD Jabar dari 100 menjadi 120 orang, sudah dapat merancang dan melakukan kajian estimasi waktu pekerjaan, sehingga begitu anggota DPRD Jabar dilantik, ruang kerja seluruh anggota sudah siap, ujar Arif yang sebelumnya  merupakan anggota DPRD Kota Bandung.

Dengan belum siapnya ruang kerja anggota fraksi, apakah akan menghambat kinerja anggota Dewan ?... Arif mengatakan, jelas akan menghambat, karena kita akan membahas dan mengkaji beberapa tahapan tugas, seperti penyusunan Tata Tertib, Pembahasan AKD (Alat Kelengkapan Dewan), termasuk juga menyusun rencana kerja Fraksi dan rencana kerja anggota fraksi yang ditugaskan duduk di AKD, tandasnya. (husein).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.