GMBI Tuntut DPRD Jabar Menggunakan Hak Interplasi Terhadap Gubernur

BANDUNG, Faktabandungraya.com,--- Ratusan pendemo dari Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI) melakukan aksi demo menuntut agar DPRD Provinsi Jawa Barat menggunakan hak interplasi terkait dengan persoalan Gubernur Jabar.

Ketua LSM GMBI Distrik Kota Bandung, Moch Mansur yang akrab disapa Abah, berbagai persoalan yang diantaranya pembelian helikopter yang tidak jelas anggarannya, Membeli puluhan Mobil Aspirasi Kampung Juara (Maskara), membangun kolam renang di rumah dinas. Namun pihak DPRD Jabar malah berdiam diri.

“Data hasil investigasi dan temuan fakta dilapangan sudah kami berikan kepada DPRD Jabar, tetapi dewan hanya berdiam diri, padahal kami sudah meminta agar dewan menggunakan Hak Interplasi kepada Gubernur, namuan sampai kini tidak ada kabar beritanya”, tegas Abah saat berorasi dan akhirnya aspirasi diterima oleh Kabag Humas dan Protokol, Yedi Sunardi diruang Komisi I DPRD Jabar, Senin (30/12-2019). Berhubung tidak ada kabar berita maka hari ini kami kembali berdemo dan menyampaikan pernyataan sikap sebagai berikut :

1. Kami dari LSM GMBI meminta kepada DPRD Jabar untuk serius dalam menerima aspirasi dari masyakat.

2. Kami dari LSM GMBI meminta kepada DPRD Jabar agar tidak merasa alergi dalam menerima kritik dan saran dari masyarakat

3. Kami dari LSM GMBI meminta kepada DPRD Jabar agar segera menentukan kapan mau hiring bersama GMBI terkait dengan persoalan Gubernur Jabar.

Mensikapai aspirasi yang disampaikan pihak LSM GMBI, Kabag Humas dan Protokol Yedi Sunardi didampingi Kasubag Protokol Doni, dan staf Aspirasi Hapidz mengatakan, terima kasih astas apirasinya. Namun, berhubung saat ini masa sidang tahun 2019 sudah ditutup dan anggota Dewan baru masuk dinas kembali pada tanggal 6 Januari 2020 mendatang, maka aspirasi kami terima dulu.

“Aspirasi kami terima, dan akan kami sampikan ke Pimpinan Dewan ketika sudah masuk kembali nanti”, ujar Yedi.

Adapun terkait permintaan penjadwalan hriring Dewan bersama LSM GMBI, Yedi mengatakan, akan disampaikan dulu ke pimpinan dewan, tetapi kapannya kita belum dapat pastikan, tergantung pimpinan dewan atau anggota yang akan menerima. Tapi aspirasi dari GMBI ini kita perhatikan akan kita jadwalkan, tandasnya. (husein).








Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.