Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Diduga Tidak Sesuai RAB, Pekerjaan Saluran Tukmudal Cirebon Gunakan Batu Bekas

CIREBON - Fakatabandungraya.com -- Pekerjaan Saluran pada ruas Jalan Tukmudal Sumber tahun APBD 2019, Menuai kritik keras dari berbagai kalangan masyarakat, Pasalnya pekerjaan tersebut menghabiskan anggaran sebesar Rp. 163.300.000 dengan volume pekerjaan 163 Meter, yang dikerjakan CV. Taruna Karya Mandiri diduga keras tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB-red)

Diungkapkan Kusmin, S. Cm Ketua Aliansi Gerakan Aspirasi Masyarakat Independen (AGAMI) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, saat dikonfirmasi Faktabandungraya.com dikantornya, Sabtu (14/12/19), mengatakan, bahwa pekerjaan yang laksanakan oleh CV. Taruna Karya Mandiri tersebut sangat fatal, pasalnya pekerjaanya tersebut menggunakan batu bekas yang sebelumnya terpasang senderan awal, namun setelah dibongkar senderan tersebut digunakan lagi, tuturnya

Masih menurut pria yang mengaku sebagai Kordinator Forum LSM Kabupaten Cirebon, meminta kepada pihak PUPR sebagai penanggung jawab dan PPK harus bertindak tegas terhadap perusahan yang dianggap nakal dan hanya mengeruk keuntungan besar, seperti halnya pekerjaan saluran yang letaknya di jalan Sultan Hasanuddin Tukmudal Sumber ini, menyalahi RAB sangat fatal, coba mas turun langsung ke lapangan untuk mencari kebenaran apakan yang digunakan batu kali baru atau batu bekas saluran.

Kalau kita lihat 100 persen batu bekas dipergunakan kembali buat pekerjaan saluran pada ruas jalan tukmudal sumber, disinilah menyalahi aturan yang sangat fatar, sehingga kami meminta kepada pihak PUPR agar membongkar kpekerjaan tersebut kalau toh didiamkan saja, "kami, meminta komentar pada pihak Kejaksaan Negeri Sumber segera memangil pelaksana pekerjaan tersebut yakni CV. Taruna Karya Mandiri

Disisi lain dalam pengawaaan dinas PUPR dan konsultan jangan tutup mata, karena kabupaten cirebon masih dalam pengawasan Komisi Pemberantasan Korupsi, yang anehnya pekerjaan yang dilaksanakan semenjak bulan oktober 2019 nampaknya tidak ada pengawan dari pihak Intansi terkait, kanap hingga kini masih menggunakan batu bekas. Tandasnya

Dilokasi pelaksanaan kegiatan saluran, salah seorang mandor yang enggan menyebutkan namanya, ketika dikonfirmasi, mengiyakan pelaksanaan saluran menggunakan batu bekas saluran, menurut pengakuannya batu kali hanya 10 dumtruk, ungkapnya. (M.Mansur).

Posting Komentar

0 Komentar