Tingkatkan Kesadaran Lingkungan, Satgas Citarum Sektor 11 Gelar Sosialisasi di Desa Sarimukti

CIPATAT, faktabandungraya.com,--- Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kebersihan dan kesehatan lingkungan, Satgas Citarum Sektor 11 melaksanakan sosialisasi program citarum harum kepada masyarakat dan perwakilan pengurus desa Sarimukti yang digelar secara terpusat di Kantor Desa Sarimukti, Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (24/12/19).

Dansektor 11 Satgas Citarum Harum Kol Caj Firman Aidil melalui Komandan Kompi 3 Pelda Hadiat Kuswanto mengajak masyarakat untuk meningkatkan sikap peduli terhadap lingkungan dari berbagai pencemaran yang dapat merusak keseimbangan ekosistem, khususnya ikut menjaga kelestarian sungai.

Dalam paparannya mewakili Komandan Sektor 11, Danki 3 Sektor 11 Pelda Hadiat menjelaskan tugas dan tujuan satgas citarum berada di tengah masyarakat dan turun ke lingkungan sungai guna mengembalikan kelestarian DAS Citarum.


Di wilayah Sektor 11, kata Pelda Hadiat, khususnya di wilayah Kompi 3 mencakup yang wilayah 3 desa, Sumurbandung, Kertamukti dan Sarimukti. Permasalahan utama yang dinilai sangat krusial diantaranya, limbah domestik, sampah rumah tangga, pencemaran eceng gondok, rusaknya aliran irigasi Pasirangin, serta lahan kritis.

Dari berbagai persoalan diatas, lanjut Pelda Hadiat, berbagai upaya sudah dilakukan satgas citarum sektor 11 khususnya Danki 3, diantaranya penyediaan dan pembuatan TPS (Tempat Pembuangan Sementara) di tiap RW, karya bakti pembersihan aliran sungai dari sampah permukaan, pembersihan eceng gondok yang menutupi aliran sungai. Selain itu, upaya yang saat ini mulai nampak bermanfaat bagi warga adalah pembenahan dan perbaikan saluran irigasi Pasirangin.

"Saat ini, lahan sawah yang selama dua tahun lalu kekeringan dan tidak bisa ditanami di wilayah desa Sarimukti (hilir Irigasi Pasirangin) sekarang sudah bisa ditanami karena pasokan air irigasi sudah tercukupi, bahkan sebagian lahan itu sudah panen," kata Pelda Hadiat.


Satgas Citarum Sektor 11, lanjutnya, akan terus berupaya melaksanakan perbaikan lingkungan semata mata demi kebaikan masyarakat. "Untuk itu, masyarakat juga harus ikut meningkatkan kesadaran lingkungan dan pola hidup sehat, salahsatunya tidak lagi membuang sampah sembarangan, apalagi ke aliran sungai," harapnya.

Terkait pencemaran sungai dari limbah domestik (kotoran manusia) dari buruknya sanitasi warga. Pelda Hadiat menyampaikan anggota satgas di wilayahnya akan siap membantu secara gratis kepada warga yang memiliki niat untuk membangun septictank di rumahnya.

"Kami akan bantu secara gratis, satgas hanya memiliki tenaga, tapi mudah mudahan itu dapat meringankan biaya pembuatan septictank warga," tuturnya.

Selain membantu dengan tenaga, di tempat yang sama, Danramil Cipatat Kapt Rivai Lubis juga menyampaikan agar di tiap tiap wilayah, mulai dari RT RW hingga desa sebaiknya mendata berapa rumah yang belum memiliki septictank dan dilaporkan ke Satgas atau Babinsa, "nanti kami yang akan mengajukan ke pemerintah agar bisa dibangun ipal (septictank) komunal di wilayah rw atau desa," ujarnya.

Kembali ke Pelda Hadiat, dirinya mengatakan sosialisasi pendataan rumah warga sudah disampaikan ke pihak RT dan RW, namun sampai saat ini dari pihak RT/RW belum ada data yang masuk ke satgas, khususnya di wilayah desa Sarimukti. (Cuy)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.