Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Hasbullah Minta Para Pekerja Migran Jabar Melalui BIJB Kertajati

H.Hasbullah Rahmat, SPd,M.Hum
Anggota Komisi IV DPRD Jabar
BANDUNG, Faktabandungraya.com,--- Bandara Internasional Jawa barat Kertajati harus menjadi kebangggan masyarakat Jabar, karena Bandara BIJB dibangun dari APBD Jabar dan APBN. Untuk itu, menurut Hasbullah, sudah seharusnya para pekerja Migran Jabar baik yang akan bekerja keluar negeri maupun pulang dari luar negeri melalui Bandara Kertajati.

Sampai saat ini, sejak dioperasionalkan Bandara BIJB Kertajati pada bulan Mai 2019 lalu, tingkat penggunaan penumpang masih jauh dari maksimal. Hal ini, kata Hasbullah karena sarana pendukung, khususnya transfortasi yang masih kurang mendukung.

“ Jalur transportasi menuju dan dari BIJB Kertajati selama ini hanya melalui Tol Cipali, sedangkan kalau lewat jalur Bandung- Sumedang-Kertajati yang merupakan jalur arteri memakan waktu tempuh yang cukup lama karena sering macet”, ujar anggota Komisi IV DPRD Jabar, Hasbullah saat ditemui di gedung DPRD Jabar jalan Diponegoro No 27 Bandung, Jum’at (21/2-2020).

Masih kurangnya dukungan jalur transportasi dan maskapai penerbangan ke negara tujuan pekerja migran, sehingga sampai saat ini belum ada data dan informasi para pekerja migran asal Jabar yang akan bekerja keluar negeri dan pulang dari luar negeri menggunakan/ melalui Bandara BIJB Kertajati.

Jadi cukup wajar kalau selama ini calon pekerja migran Jabar menggunakan Bandara Soekarno-Hatta atau bandara lain. Namun, ini tidak boleh terus-terus dibiarkan, harus secepatnya pekerja migran yang akan bekerja dan pulang dari luar negeri harus menggunakan BIJB.

Bandara BIJB Kertajati selaku Bandara milik Provinsi Jabar, Untuk itu, DPRD Jabar meminta pihak pengelola BIJB ( PT. BIJB dan Angkasa Pura II) untuk terus berinovasi dan berkolaborasi dengan berbagai stakeholder/ elemen terutama yang berkaitan dengan penanganan Ketenagakerjaan khususnya Pekerja Migran.

“ Kita ingin seluruh masyarakat Jabar setiap mau bepergian dan pulang dari mana saja melalui Bandara BIJB. Jadi bukan hanya pekerja Migran saja, tetapi juga ASN, anggota Dewan, maupun masyarakat Jabar lainnya”, harap Hasbullah.

Sejalan dengan harapan anggota Komisi IV DPRD Jabar, sebagai informasi, bahwa belum lama ini, pihak Disnakertrans Jabar telah melakukan rapat kerja/ Kadis Meeting Plus dengan berbagai stakeholder yang membahas tentang perlindungan pekerja migran asal Jabar melalui model Jabar Migrant Service Center (JMSC).

Dalam pertemuan tersebut, pihak BIJB yang dihadiri Direktur Keuangan dan SDM BIJB Kertajati, Moch Singgih mengatakan, menyambut baik dan mendukung penuh kelancaran bepergian dan kepulangan pekerja migran Jalar melalui Bandara BIJB Kertajati. Apalagi program JMSC ini dibuat secara terintegrasi dan berkolaborasi dengan stakeholder terkait dalam penangan pekerja migran.

Nanti semua Pekerja Migran asal Jabar yang menggunakan dan memanfaatkan Bandara BIJB untuk kepentingan bepergian maupun kepulangan pekerja migran melalui BIJB semua terdata, sehingga diharapkan tidak ada lagi pekerja migran Jabar ilegal, karena semua sudah terintegrasi secara online ”, ujarnya.

Singgih menambahkan, bahwa BIJB Kertajadi akan dijadikan bandara yang ramah kepada PMI, dan kami juga merasa mendapat support dan mengapresiasi upaya Disnakertrans mengintegrasikan BIJB ke dalam bisnis proses JMSC, tandasnya. (husein).

Posting Komentar

0 Komentar