Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Geliat Sektor Pariwisata Kota Bandung di Tengah Masa Pandemi

BANDUNG, faktabandungraya.com,--- Sektor Pariwisata Kota Bandung mulai menunjukan geliat di tengah masa pemulihan dampak Pandemi Covid-19. Terutama bagi sektor pariwisata Akomodasi, (Hotel dan Travel).

Dikatakan Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Tantan Syurya Santana S.Sos., M.Si, setelah masa PSBB yang diterapkan di Kota Bandung, relaksasi ekonomi mulai dibuka kembali dengan menerapkan Adaptasi kebiasaan Baru (AKB). Sektor Pariwisata Kota Bandung selama ini memberikan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 30 persen atau sebesar 780 Miliar Rupiah dari 2,4 Triliun Rupiah PAD.

"Secara bertahap sektor pertama yang dilakukan relaksasi adalah sektor pariwisata akomodasi, yakni hotel dan travel," ujar Sekdis Disbudpar Kota Bandung, Tantan Syurya Santana, saat memberikan keterangan pers di Hotel Courtyard By Marriot, Kota Bandung, Selasa (15/9/2020).




Sektor Pariwisata akomodasi, hotel mulai diperbolehkan beroperasi. Namun dengan syarat 30 persen jumlah maksimal di masa AKB pertama atau Bulan Juni 2020. Saat ini syarat mulai kita tambah menjadi 50 persen jumlah maksimal okupansi.

Untuk itu, kata Tantan, relaksasi ekonomi harus dilaksanakan meski di tengah pandemi Covid-19. Namun dengan menerapkan protokol yang ketat yakni 3M. Bagi Hotel dan Restoran harus menyediakan Wastafel/Hand Sanitizer, diwajibkan memakai Masker, dan mencuci tangan.

Selain Sektor pariwisata Akomodasi, relaksasi sektor ekonomi pariwisata lainnya yang sudah dibuka dengan menerapkan protokol kesehatan diantaranya, Sektor Wedding, Pertunjukan Seni melalui Daring. (Suryadi).

Posting Komentar

0 Komentar