Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Penerapan Prokes Ketat, Agam Gumay Apresiasi Pilkada Serentak Di Jabar Berjalan Aman, Lancar dan Damai

Pilkada Serentak 2020 ( foto : istimewa)
BANDUNG, Faktabandungraya.com,---  Proses pencoblosan Pilkada  Serentak 2020 di delapan daerah  di Provinsi Jawa barat yang  berlangsung pada, Rabu (9/12-2020), dapat dikatakan berjalan aman, lancar dan damai.  Hal ini, menurut Anggota Komisi I DPRD Jabar H.Mirza Agam Gumay , SmHk perlu di apresiasi atas suksesnya pilkada serentak di Jabar ini.

Kita dari Komisi I DPRD Jabar yang membidangi Pemerintahan termasuk Pilkada, sangat berterima kasih kepada penyelenggara Pilkada ( KPU dan Bawaslu), Peserta Peilkada ( Paslon-Parpol pendukung) Aparat keamanan ( Polri-TNI) serta masyarakat yang tinggal di delapan derah yang menyelenggarakan Pilkada. Sehingga pelaksanaan pencoblosan dapat berjalan aman, lancar dan damai.

Kesuksesan pelaksanaan Pilkada tentunya tidak terlepas dari ketanya penerapan protokol kesehatan , sehingga masyarakat cukup antusias untuk datang ke TPS menggunakan hak suara, sesuia dengan hati nurani, ujar Agam –sapaan—Mirza Agam Gumay saat dihubungi faktabandungraya.com, pada Kamis (10/12-2020).    

Dikatakan, berdasarkan hasil pemantauan Komisi I DPRD Jabar dibeberapa  TPS, penerapan protokol kesehatan cukup ketat diterapkan oleh penyelenggara pilkada. Disetiap TPS semua petugas, pengawas dan keamanan-pengamanan Pilkada semua memakai masker.  Disediakan tempat mencuci tangan, dan diceck suhu tubuh.  Bahkan, bagi warga yang akan menggunakan hak suaranya, sebelum masuk ke aria TPS, wajib memakai masker, mencuci tangan dan dicek suhu tubuhnya dan menggunakan sarung tangan.

H.Mirza Agam Gumay, SmHk (anggota Komisi I DPRD Jabar)(foto:istimewa) 
Untuk itu, kami selaku peserta pemilu memberikan apresiasi kepada Pemerintah dan lembaga penyelenggara pemilu yang berhasil melaksanakan pemilihan kepala daerah serentak 2020. Dengan penerapan protokol kesehatan, anggota DPRD Jabar dari daerah pemilihan Jabar IV saat dihubungi melalui telepon selulernya, Kamis (9/12-2020).   

Partai Gerindra juga mengapresiasi masyarakat yang telah hadir ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menggunakan hak suaranya walau pilkada ini dilaksanakan di masa pandemi. Kami mengapresiasi bagaimana masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dan tidak berkerumun, ujar politisi Gerindra Jabar ini.

Agam menambahkan, walaupun pencoblosan Pilkada  dilaksanakan ditengah pandemi  covid-19, kita mengapresiasi atas  antusias masyarakat untuk  menggunakan hak suaranya  datang ke TPS dan mencoblos, memilih cakada (calon kepala daerah) sesuai dengan hati nurani.

Antusias masyarakat di delapan daerah (Kabupaten Bandung, Cianjur, Sukabumi, Karawang, Indramayu, Tasikmalaya, Pangandaran dan Kota Depok) datang ke TPS tentunya tidak terlapas dari kerja keras dan kerja bareng antara  penyelenggara, peserta dan pemerintah daerah yang selalu menghimbau dan mengajak masyarakat untuk menggunakan hak suara.

Kita juga menghimbau masyarakat, bahwa datang ke TPS dijamin aman karena penerapan protokol kesehatan diterapkan secara ketat. Alhamdullah, akhirnya masyarakat datang ke TPS dan menggunakan hak suaranya. Karena satu suara sangat berarti untuk kemajuan daerah lima tahun kedepan, ujarnya.

Saat ditanya, bagaimana hasil Pilkada Serentak di delapan daerah di Jabar ?...menurut Agam, sampai saat ini masih tahap perhitungan, jadi hasilnya masih bersifat sementara. Namun, ada dua daerah yang dimenangkan Gerindra bersama parpol kuolisi yaitu di Kabupaten Indramayu Gerindra mengusung Nina Agustina Da'i Bachtiar-Lucky Hakim.  Dan di kabupaten Pangandaran mengusung Jeje Wiradinata-Ujang Endin Indrawan. 

Perlu dicatat, ini baru hasil perhitungan sementara, siapa tau ada daerah lain juga kita menangkan,  jadi kita tungga saja hasuil akhir keputusan KPU di delapan daerah yang menyelenggarakan Pilkada Serentak 2020, tandasnya. (adikarya/husein).

Posting Komentar

0 Komentar