Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Tiga CPDOB Diusulkan, Komisi I DPRD Jabar Konsultasi Ke Kemandagri

Pimpinan dan Anggota Komisi I DPRD Jabar berkonsultasi ke Kemendagri terkait usulan pemprov Jabar 
tentang tiga CPDOB (foto :humas)
JAKARTA, Faktabandungraya.com,--- Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah mengusulkan ke DPRD Jabar  tiga Calon Persiapan Daerah Otonomi Baru (CPDOB) di Jawa Barat  yaitu DOB Garut Selatan, Bogor Barat dan Sukabumi Utara. Untuk itu sebelum mendapat persetujuan DPRD Jabar, maka Komisi I DPRD Jabar berkonsultasi ke Kemendagri di Jakarta.

Ketua Komisi I DPRD  Bedi Budiman mengatakan, menindaklanjuti usulan tiga CPDOB dari Pemprov Jabar yang disampaikan Gubernur Jabar, beberapa waktu lalu, untuk mendapatkan persetujuan dan rekomendasi dari DPRD Jabar.  Maka Komisi I yang membidangi Pemerintahan, terlebih dahulu berkonsultasi ke pihak Kemendgari, Jalan Medan Meerdeka, DKI Jakarta, Rabu (2/12/2020).

Ketiga CPDOB tersebut merupakan pemekaran dari kabupaten induk yaitu Kabupaten.Garut, Kabupaten  Bogor dan Kabupaten Sukabumi.  

Dikatakan, Provinsi Jabar secara geografis maupun demografis memiliki wilayah yang sangat luas. Ditambah,, total jumlah penduduk di satu kabupaten di Jabar hampir sama dengan penduduk di satu provinsi diluar Pulau Jawa.

"Misalnya di Kabupaten Bogor yang berpenduduk sekitar 5 juta jiwa, sedangkan di daerah lain tidak lebih paling sekitar 3 juta jiwa, sudah menjadi kabupaten kota," ujar Bedi di Kemendagri,

Selain Bogor, lanjut Bedi jumlah kecamatan di wilayah Kabupaten Sukabumi sangat banyak yang mencapai 47 kecamatan.

"Artinya, jika dibandingkan dengan Jawa Timur total penduduk 38,85 juta jiwa serta memiliki 38 kabupaten/kota. Lalu, sambung dia, Jawa Tengah memiliki total penduduk 34,71 juta jiwa serta memiliki 35 kabupaten/kota," katanya.

Dia menyebutkan, dengan jumlah penduduk yang sangat banyak, Jawa Barat idealnya memiliki 40 kabupaten kota dibandingkan dengan saat ini sebanyak 27 kabupaten kota.

"Paling tidak, totalnya ada 40 kabupaten kota di Jabar," jarnya.

Singkatnya, Bedi menambahakan, secara administratif di Jawa Barat sudah mempersiapkan segalanya jika nanti moratorium tentang otonomi daerah di cabut.

"Kami tinggal menunggu keputusan pemerintah pusat tentang pencabutan moratorium DOB ini," tandasnya. (hms/sein).


Posting Komentar

0 Komentar