Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Komisi I DPRD Jabar Berkonsultasi Dengan Dirjen Kekayaan Negara Kemenkeu RI Terkait Aset

Rombongan Komisi I DPRD Jabar saat berkonsultasi ke kantor Dirjen Kekayaan Negara Kemenkeu RI di Jakarta (foto:humas). 

 
JAKARTA, Faktabandungraya.com,--- Komisi I DPRD Jawa Barat melakukan kunjungan kerja ke  Kementerian Keuangan Republik Indonesia, melalui Direktorat Jendral Kekayaan Negara. Kedatangan Komisi I DPRD Jabar untuk berkonsultasi terkait terkait pengelolaan dan pemanfaatan aset  milik pemerintah provinsi Jabar dan solusi untuk bisa diimplementasikan di Provinsi Jawa Barat.

Anggota Komisi I DPRD Jabar H.Mirza Agam Gumay, SM.Hk membenarkan bahwa dirinya bersama rombongan Komisi I baru pulang dari kantor  Dirjen Kekayaan Negara Kemenkeu RI di Jakarta.

Menurut Agam--- sapaan Mirza Agam Gumay, bahwa  dalam hal pengelolaan dan pemanfaatan aset memerlukan kerja extra keras dan bersifat lintas kelembagaan.  Hal tersebut diperlukan sinergi yang kuat dalam mewujudkan tata kelola aset yang terorganisir dan maksimal.

Permasalahan aset kerap kali menimbulkan permasalahan dan bahkan menjadi beban bagi pemerintah provinsi Jabar.  Untuk itu, kedepan kita ingin agar aset yang bermasalah bukan lagi menjadi pemicu sengketa tetapi dapat bermanfaat untuk kemakmuran bersama, kata Agam saat dihubungi melalui telepon selulernya terkadit hasil kunker dari kantor Dirjen Kekayaan Negara Kemenkeu RI, Rabu (21/4-2021).

Dikatakan, agar permasalahan aset tidak terus-terus-terusan menimbulkan permasalahan, maka Komisi I bersama mitra kerja bisa menghasilkan formula regulasi yang lebih spesifik, sebagai acuan dasar aturan mengenai pemanfaatan aset di Jawa Barat.

Dalam pertemuan dengan pihak Dirjen Kekayaan Negara Kemenkue RI tadi, kita sampaikan bahkan, akan menggelar diskusi dengan para pakar yang kompeten.  Hal ini, agar mendapatkan solusi terbaik untuk masalah aset ini.

Kita tentunya, tidak ingin ada lagi aset milik pemprov Jabar dikuasi oleh pihak yang tidak bertanggungjawab, untuk perlu segera dicarikan solusi terbaik dan aset dapat dimanfaatkan untuk kemakmuran masyarakat jabar, tandasnya. (adikarya/husein).

 

Posting Komentar

0 Komentar