Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Optimalisasi Peran Pelayanan Balai Dapat Penyelesaian Permasalahan Pertanian

Kamis, 08 April 2021 | 11:02 WIB Last Updated 2021-04-08T04:02:32Z
Klik

Sekretaris Komisi II DPRD Jabar  Yunandar Ekas Perwira saat rekar LKPJ di Balai Perlindungan 
 Tanaman Pangan dan Hortikultura Cigantri Kab Bandung (foto:humas)
.  
Kab, BANDUNG, Faktabandungraya.com,--- Guna mendorong peningkatan perekonomian terutama di sektor pertanian, sudah seharusnya  pemerintah provinsi Jabar melalui Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura dan jajarannya (Balai-balai) untuk dapat meningkatkan peran pelayanan kepada para petani.

“Peran pelayanan balai dibawah Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultural sangat penting dalam membantu menyelesaikan permasalahan yang selalu dihadapi oleh para petani, seperti  terjadinya kelangkaan pupuk ,  meningkatkan hasil produksifitas dan kesejahteraan para petani.  Jadi pihak balai harus memberikan pelayanan yang optimal,  hal inilah yang diharapkan oleh para petani.

Demikian dikatakan, Sekretaris Komisi II DPRD Jawa Barat Yunandar Eka Perwira usai Pembahasan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Gubernur Tahun 2020 di Kantor Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura Ciganitri, Kabupaten Bandung, Selasa (6/4/2021), kemarin.

Dikatakan, walaupun sampai saat ini kita, kasus pandemi covid-19, masih melanda kita semua, namun, tentunya kita harus optimis akan kepulihan perekonomian.  Untuk itu, dalam pemulihan sektor perekonomian, tentunya perlu dorongan dari pemerintah terutama bagi pelaku dibidang pertanian.

"Kita tetap optimis, karena sesungguhnya banyak pelayanan dari Pemprov yang masih bisa dilakukan oleh balai-balai yang pelayanannya dirasakan langsung oleh petani"katanya.

Sekretaris Komisi II DPRD Jabar  Yunandar Ekas Perwira saat rekar LKPJ di Balai Perlindungan 
 Tanaman Pangan dan Hortikultura Cigantri Kab Bandung (foto:humas)
.  

Yunandar menilai, bahwa sektor pertanian menjadi sektor utama pendorong perekonomian di tengah pandemi covid-19. Sehingga untuk mendorong peningkatan perekonomian, pihaknya akan terus mendorong anggaran sektor pertanian yang sampai saat ini menunjukan laju pertumbuhan ekonomi yang positif.

“Kami akan mendorong anggaran di sektor pertanian untuk bisa naik sampai lima persen dari APBD setiap tahunnya, minimal untuk 2022 dan 2023. Ini akan bisa mendorong perekonomian secara keseluruhan, karena sektor pertanian masih sangat positif laju pertumbuhannya ketika kondisi pandemi sekalipun"pungkasnya. (sein).

×
Berita Terbaru Update