Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Proyek Jalan Susukan-Kaliwedi Cirebon Diduga Asal-asalan

kontarkator sedang mengerjakan jalan penghubung antara Kec. Kaliwedi dan Kec Susukan
 (foto:mansur)
CIREBON,Faktabandungraya.com, - Pembanguan Proyek peningkatan jalan di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, nampaknya menuai kritik tajam dari elemen masyarakat, kegiatan tersebut yang dianggarkan Pemerintah Pusat menghabiskan anggaran, sebesar Rp10,7 Miliar rupiah diduga keras dalam pelaksanaanya asal-asalan dan terindikasi kuat adanya dugaan korupsi.

Hasil pantauan Faktabandungraya.com di lapangan, peningkatan ruas jalan yang menghubungkan dua wilayah Kecamatan Kaliwedi dan Kecamat Susukan diduga tidak sesuai rencana anggaran belanja (RAB) dan ada dugaan pengurangan volume material. Hal itu bisa dilihat dari ketebalan aspal (hotmik-red) yang berbeda-beda.

Sejumlah titik terlihat lebih tebal dan seperti sudah ditandai untuk dipersiapkan pengambilan sampel Kordill yang akan diuji ke laboratorium. Modus ini biasanya dilakukan per-diameter 25-50 meter untuk ketebalannya untuk menutupi volume sesuai kekurangan ketebalan (pencurian volume).

Proyek peningkatan jalan sepanjang 4100 meter dan lebar 4 meter ini juga tidak dilengkapi sistem drainase yang memadai. Hanya beberapa titik saja yang dibuat saluran drainase dan tanggul penahan tanah.

Plang proyek pengerjaan jalan  (foto:masnur)

Pembangunan yang diduga  tidak sesuai bestek ini dapat mengakibatkan jalan tidak awet karena saat musim hujan datang sebagian ruas jalan terendam dan tergerus banjir. Seperti titik jalan di pusat kecamatan Kaliwedi dimana sisi kanan dan kiri jalan terdapat trotoar sementara pelaksana proyek tidak membangun saluran drainase.

"Percuma saja kalau saluran drainasenya tidak diperbaiki, jalan cepat rusak lagi," ujar Rikki Gunawan, warga Kaliwedi Kidul Kecamatan Kaliwedi, pada, Selasa 06/07/21, seraya menjelaskan kalau datang hujan ruas jalan tersebut berubah seperti saluran air, tandasnya@ MOCH MANSUR