Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Hasbullah : Fraksi PAN DPRD Jabar Berjuang Agar JTS Jabar Tidak Kena Recofusing Anggaran

Ketua Fraksi PAN DPRD Jabar H.M HAsbullah SPd, M.Hum ( foto:husein).
BANDUNG, Faktabandungraya.com,--- Ketua Fraksi PAN DPRD Jawa Barat H.M Hasbullah Rahmat, S.Pd, M.Hum mengatakan akan berjuang agar program pembangunan Jalan Tengah Selatan (JTS) Jabar tidak terkena recofusing anggaran dalam pembahsan APBD Perubahan tahun 2021. Bahkan kita dorong agar terus berjalan pembangunannya.

Kehadiran akan JTS Jabar tersebut sudah puluhan tahun dinanti oleh masyarakat Jabar bagian ke tengah-selatan. Karena selama ini konektivitas jalan yang menghubungkan Jabar Tengah menuju ke Selatan, jaraknya cukup panjang puluhan kilometer dengan kondisi jalan kurang mantap, sehingga memerlukan waktu yang lama. Untuk itu, Fraksi PAN akan mendukung konektivitas JTS Jabar. 

Salin itu kehadiran jTS Jabar dapat mendukung kelancaran roda perekonomian masyarakat,juga dapat memperlancar arus transportasi  orang dan hasil pertanian/ perkebunan  dari tengah ke selatan pun sebaliknya. 

Jadi program jalan yang memiliki konektivitas untuk memperlancar pertumbuhan perekonomian masyarakat, itu juga kalau bisa jangan kena recofusing, ujarnya. 

Hasbullah juga mengatakan, Banggar DPRD Jabar dan TAPD akan memilah mana saja program yang dapat di lakukan recofusing mana yang harus dipertahankan, teruma yang berdampak luas terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat akan kita pertahankan dan dilanjukan pekerjaannya. Salah satu jalan untuk konektivitas antar daerah. 

Semua pekerjaan fisik infrastruktur akan terlihat jelas saat kita bedah  dan susun dalam APBD PErubahan 2021nanti. 

Lebih lanjut Hasbullah yang juga anggota Komisi IV DPRD Jabar ini mengatakan, jalan lintas tengah Jabar yang ada di wilayah Kabupaten Sukabumi itu yang paling mahal adalah pembebasan lahan.   Sehingga banyak jalan di Kabupaten Sukabumi tidak standar, baik lebarnya maupun kelayakan / kemantapan jalannya terutama jalan provinsi. Bahkan ada jalan provinsi di Sukabumi, labarnya ada 4 meter hingga 6 meter, padahal standarnya 9 meter dengan ada pembatasan jalur. Yntuk itu, Komisi IV DPRD Jabar akan mendorong Dinas BMPR Jabar memalui UPT PJJ Wilayah Sukabumi untuk dapat menjadi standar jalan provinsi.

Saat ditanya, Apakah pembebasan lahan dan pembangunan pelebaran jalan tengah selatan di Kabupaten Sukabumi dapat terlaksana di sisa waktu 2021 atau tidak ?.. nah ini yang masih menjadi pertanyaan, dan akan terjawab dalam pembahasan APBD Perubahan nanti.

Pembangunan jalan tengah Sukabumi sebenar masuk dalam tahun jamak program pembagunan Jalar Tengah Selatan (JTS)Jabar, kalau memang masuk pembiayaan tahun jamak, maka anggaran pembiayaannya tidak cukup satu tahun anggaran bisa dua dan bisa juga tiga tahun.

Nah, apakah kita alokasikan  tahun ini dengan sedikit anggaran , hanya untuk tender, tapi si pemanang tendar dapat melaksanakan pekerjaan banyak, nanti termin pembayaran dibayar tahun depan dari APBD Murni 2022.

Sedangkan terkait pengalokasian anggaran untuk JTS Jabar berada di Dinas BMPR Jabar walaupun jalurnya melintasi UPT PJJ wilayah I ( Cianjur) ,  Wilayah II Sukabumi dan wilayah III ( Bandung), namun selama pekerjaan tanggungjawabnya dipegang oleh Dinas BMPR Jabar tetapi dalam hal pengawasan proyeknya itu dilakukan oleh UPT PJJ wilayah I, II dan III, termasuk juga nantinya dalam hal pemeliharaannya, tandasnya. (sein).