Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Menunjang Bandara BIJB Kertajati, Ruas Jalan Kadipaten-Jatibarang Dicor Sepanjang 4 KM,

Rombongan Komisi IV DPRD Jabar saat menunjau pembangunan betonisasi ruas jalan Kadipaten-Jatibarang (foto: dok istimewa)

BANDUNG, Faktabandungraya.com,-- Keberadaan ruas Kadipaten- Jatibarang, arus lalu lintasnya sangat padat dan sering macet, sehingga kondisi jalannya sering rusak.  Apalagi keberadaan ruas jalan Kadipaten-Jatibarang sebagai penunjang kelancaran dari dan ke Bandara BIJB Kertajati.

Guna mengatasi kemacetan dan cepat rusaknya ruas jalan Kadipaten-Jatibarang, maka pemerintah provinsi Jabar melakukan betonisasi sepanjang 4 KM.

Anggota Komisi IV DPRD Jabar, H.M.Hasbullah Rahmat membenarkan bahwa ruas jalan Kadipaten-Jatibarang, arus lalu lintasnya cukup padat, sehingga sering terjadi kemacetan. Diperparah lagi dengan cepat rusaknya jalan.

Akhir-akhir ini, jalan dari perempatan Kadipaten menuju Bandara BIJB macet parah. Ruas Kadipaten-Jatibarang ini beberapa waktu belakangan ini sempat jadi keluhan masyarakat yang melintas di jalan tersebut.

“Kemacetan ruas jalan Kadipaten-Jatibarang, dikarenakan ada pekerjaan pengecoran jalan sepanjang 4 km dan diperlukan jalan alternatif sebagai solusi selama pembangunan berlangsung”, ujar Hasbullah saat ditemui di Gedung DPRD Jabar  usai melakukan kunjungan lokasi, di gedung DPRD Jabar pada Selasa (12/10/2021).

Karena belum ada jalan alternatif, maka kemacetan di ruas itu sulit dihindari. Hal ini berkaitan dengan posisi ruas jalan itu sendiri yang melintas di tepi saluran irigasi.

H.M.Hasbullah Rahmat, S.Pd, M.Hum ( anggota Komisi IV DPRD Jabar ( foto:dok:istimewa)

"Agak sulit mencari alternatif. Akan tetapi kawan-kawan di lapangan tetap mencarikan alternatif solusinya," ujar Hasbullah.

Legislator Jabar dari daerah pemilihan Kota Depok ini juga mengatakan, ruas jalan Kadipaten-Jatibarang selain cukup padat juga ruas jalan tersebut  sangat strategis. Hal ini, karena merupakan salah satu jalur ke arah Bandara Kertajati dan ke Indramayu.

“Jadi, volume kendaraan yang melintas di sana cukup padat. Bisa dimaklumi kalau ketika ada pembangunan jalan seperti itu pasti kemacetannya pun cukup lumayan," ujarnya.

Adapun terkait pembangunan/ pengecoran ruas sepanjang 4 km itu terbagi menjadi tiga seksi. Pembangunannya secara keseluruhan diproyeksikan selesai pada 20 Desember 2021.

Pekerjaan dilakukan 24 jam, tapi ada faktor lain selain karena volume kendaraan. Di salah satu sisi jalan ada Saluran irigasi yang letaknya lebih tinggi. Di beberapa titik saluran irigasi tersebut bocor.

Sebagai jalan penunjang dari dan ke Bandara BIJB Kertajati tentunya bila pembangunan selesai  tepat waktu sebelum akhir 2021 dan jalan Tol Cisumdawu juga beres, dapat memperlancar arus transportasi dari dan ke Bandara BIJB Kertajati.

“ Keberadaan BIJB Kertajati sejak diopreasionalkan memang masih jauh dari maksimal, bahkan selama pandemi covid-19, kondisi bandara BIJB Kertajati dalam konsisi mati suri. Padahal Pemprov Jabar menggelontorkan banyak sekali uang dari APBD Provinsi untuk menunjang BIJB Kertajati”, ujarnya.

Ia berharap dengan banyaknya penunjang yang terselesaikan, Bandara Kertajati dapat segera difungsikan secara maksimal. (adikarya/sein).