Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Peringati Hari Otda, Plh Wali Kota Bandung Ema Sumarna: Fokus Percepat dan Pemerataan Pembangunan

Kamis, 27 April 2023 | 23:38 WIB Last Updated 2023-04-27T16:38:14Z
Klik
Plh Wali kota Badung Ema Sumarna menjadi irup peringatan Hari Otda tingkat Kota Badung


   
BANDUNG, Faktabadungraya.com,-- Aparatur Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung harus terus fokus meningkatkan kesejahteraan rakyat dengan cara meningkatkan angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM), menurunkan angka kemiskinan, meningkatkan konektivitas serta akses infrastruktur yang baik.

"Lakukan terobosan dan inovasi untuk menggali berbagai potensi yang dapat memberikan nilai tambah. Di sini pembuktian kemampuan leadership dan entrepreneurship (kewirausahaan) untuk menangkap peluang yang ada," kata Plh Wali Kota Bandung, Ema Sumarna.

Ema mengungkapkan hal itu saat membacakan amanat Menteri Dalam Negeri pada peringatan ke-17 Hari Otonomi Daerah di Balai Kota Bandung, Kamis 27 April 2023.

Ia menjelaskan, dilaksanakannya otonomi daerah berarti mendesentralisasikan sebagian kewenangan. Hal ini menjadikan daerah untuk mencapai kemandirian fiskal dengan menggali berbagai potensi sumber daya yang dapat meningkatkan pendapatan asli daerah serta memacu terjadinya percepatan dan pemerataan pembangunan.

"Otonomi daerah telah memberikan dampak positif, dibuktikan dengan adanya percepatan pembangunan yang ditandai dengan meningkatnya angka IPM, bertambahnya pendapatan asli daerah dan kemampuan fiskal daerah," katanya.


Karyawan Pemkot Badung mengikuti upacara Hari Otda

 
Ema menuturkan, Program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) merupakan upaya pemerintah untuk mendorong masyarakat agar lebih menggunakan produk dalam negeri sehingga program tersebut perlu senantiasa didorong dalam rangka pemulihan ekonomi nasional.


"Sebagai instrumen pelaksanaan P3DN, pemerintah telah menerbitkan PP 29 tahun 2018 tentang pemberdayaan industri yang didalamnya mengatur mengenai kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN)," ujarnya.

"Sektor industri menjadi penggerak perekonomian yang menjadikan Indonesia sebagai negara produsen bukan importir, sehingga dapat membuka kesempatan berusaha dan bekerja, serta memiliki daya kekuatan untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan ketahanan nasional," lanjut Ema. (yan/red).

×
Berita Terbaru Update