Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Peran Pers Dalam Mengawal Roda Pemerintahan Dalam Negara Sistem Demokrasi

Rabu, 31 Januari 2024 | 10:08 WIB Last Updated 2024-02-29T03:11:50Z
Klik
anggota DPRD Jabar, H.Eryani Sulam,M.Si dari Fraksi Nasdem

 
BANDUNG, Faktabandungraya.com,--  Negara-negara  yang menganut Sistem Pemerintah Demokrasi menempakan  Pres sebagai  pilar ke empat, setelah Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif. Untuk itu keberdaannya patut diberikan apresiasi dalam mengawal jalannya roda pemerintahan.

Di Indonesia , peringatan Hari Pers Nasional diperingati setiap tanggal 9 Februari. Untuk HPN 2024 tema yang diangkat “Mengawal Transisi Kepemimpinan Nasional dan Menjaga Keutuhan Bangsa”.

Anggota DPRD Jabar  dari Partai Nasdem H. Eryani Sulam mengungkapkan bahwa tema ini mencerminkan tantangan besar yang dihadapi Indonesia dalam menjaga stabilitas politik dan keutuhan negara dalam periode transisi kekuasaan.

“Tema ini dipilih tentu dalam rangka pesta demokrasi dalam suasana pemilu 2024. Hal ini dimaksudkan agar insan pers tetap menjaga keutuhan bangsa di tengah kegaduhan situasi politik yang terjadi,” kata Eryani Sulam Dapil Jabar XII  meliputi Kabupaten/kota Cireebon- Kabupaten Indramayu ini.

Lebih lanjut dikatakan  politisi Nasdem ini, sebagai negara demokratis yang terus berkembang, Indonesia seringkali dihadapkan pada tantangan transisi kekuasaan yang kompleks.

“Perpindahan kekuasaan dari satu pemerintahan ke pemerintahan berikutnya membutuhkan proses yang transparan, adil, dan stabil. Dalam konteks ini, peran media massa menjadi sangat penting,” ujarnya. 

Ditambahkan Anggota komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat ini,selain itu, peringatan ini juga menjadi kesempatan bagi media untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga keutuhan bangsa dalam menghadapi perubahan politik,” sambungnya.

Dalam era di mana polarisasi politik dan konflik ideologis seringkali memecah belah masyarakat, media memiliki tanggung jawab besar untuk mempromosikan dialog yang konstruktif, memperkuat persatuan, dan meneguhkan nilai-nilai demokrasi.

Perbedaan pilihan dan dukungan  dalam menjankan Pesta Demokrasi Pemilu yang digelar setiap lima tahun sekali,  merupakan hal biasa. Kan namanya juga Negara Demokrasi.  Tetapi, pasca Pemilu, seluruh rakyat Indonesia harus  kembali bersatu dalam bingkai NKRI, tandasnya.(AdiP/sein).

×
Berita Terbaru Update