Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Komisi II DPRD Jabar Tekankan Penguatan Infrastruktur dan Teknologi untuk Optimalkan Potensi Garam

Selasa, 27 Januari 2026 | 21:22 WIB Last Updated 2026-01-27T14:22:34Z
Klik
Ketua Komisi II DPRD Jabar Bambang Mujiarto bersama anggota saat kunker ke Satpel Pergaraman Kapetan Cabdin Kelauran dan Perikanan di Kab Cirebon

 
CIREBON, Faktabandungraya,--- Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat menegaskan pentingnya penguatan infrastruktur dan pemanfaatan teknologi dalam upaya mengoptimalkan potensi produksi garam di Jawa Barat yang dinilai memiliki peran strategis secara nasional.

Ketua Komisi II DPRD Jawa Barat, Bambang Mujiarto, menyampaikan bahwa Jawa Barat saat ini tercatat sebagai produsen garam terbesar ketiga di Indonesia. Capaian tersebut menunjukkan besarnya potensi sektor kelautan dan perikanan, khususnya pada komoditas garam rakyat.

“Potensi yang kita miliki sangat luar biasa, terutama dari para petambak garam. Ini harus dikelola secara serius dan berkelanjutan,” ujar Bambang saat melakukan kunjungan kerja ke Satuan Pelaksana Pergaraman Kapetakan, Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Wilayah Utara, Kabupaten Cirebon, Selasa (27/1/2026).

Meski demikian, Bambang mengungkapkan masih terdapat sejumlah aspek krusial yang memerlukan perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar potensi tersebut dapat dimaksimalkan secara optimal.

Beberapa di antaranya meliputi optimalisasi sarana dan prasarana pendukung produksi garam yang dinilai belum maksimal, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui edukasi dan pendampingan berkelanjutan, serta penerapan teknologi tepat guna untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk garam Jawa Barat.

Pimpinan dan anggota Komisi II DPRD Jabar saat di Gudang Pergaraman Kapetan Cirebon


Selain itu, aspek permodalan juga menjadi perhatian penting. Menurut Bambang, integrasi dukungan pembiayaan bagi para petani dan pelaku usaha garam menjadi faktor penunjang agar produktivitas dapat meningkat secara signifikan.

“Jika infrastruktur, SDM, teknologi, dan permodalan dapat terintegrasi dengan baik, Jawa Barat tidak hanya unggul dari sisi kuantitas, tetapi juga kualitas produksi garamnya,” jelasnya.

Bambang menegaskan, komitmen bersama dari seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan agar pengembangan sektor pergaraman dapat berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani garam.

“Harapan kita, semua pihak memiliki komitmen yang sama untuk kemajuan Jawa Barat, dan yang terpenting adalah kesejahteraan masyarakat petani garam,” pungkasnya. (*/red).

×
Berita Terbaru Update