Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Komisi IV DPRD Jabar Dorong Penguatan Fasilitas BRT Bandung Raya Demi Kenyamanan Publik

Selasa, 27 Januari 2026 | 21:14 WIB Last Updated 2026-01-27T14:14:38Z
Klik
Wakil ketua DPRD Jabar bersama Komisi IV meninjau Fasiltas BRT di Jatinangor-Sumedang



SUMEDANG, Faktabandungraya,--- Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat menegaskan komitmennya dalam mendorong peningkatan kualitas layanan transportasi publik, khususnya Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya. Hal tersebut diwujudkan melalui peninjauan langsung operasional BRT sekaligus evaluasi fasilitas pendukung dalam kunjungan kerja ke kawasan Jatinangor, Kabupaten Sumedang.

Anggota Komisi IV DPRD Jabar, Prasetyawati, menilai layanan BRT Bandung Raya menunjukkan perkembangan yang cukup positif. Tingkat keterisian penumpang dinilai tinggi dan menandakan meningkatnya minat masyarakat terhadap transportasi publik.

Meski demikian, hasil peninjauan lapangan masih menemukan sejumlah kendala, terutama minimnya fasilitas pendukung seperti halte atau tempat singgah yang layak di beberapa titik pemberhentian.

“Selain jalur dan armada yang sudah cukup baik, fasilitas pendukung menjadi faktor penting agar masyarakat merasa nyaman dan terlayani dengan layak saat menggunakan transportasi umum,” ujar Prasetyawati, Selasa (27/1/2026).

Komisi IV berbicara dgn pengelola BRT di Jatinangor Sumedang


Ia menjelaskan, keberadaan halte, meskipun bersifat non-permanen, sangat dibutuhkan untuk melindungi penumpang dari cuaca panas maupun hujan. Selain itu, fasilitas tersebut juga memberikan ruang yang aman dan tertib bagi pengemudi saat menaikkan maupun menurunkan penumpang.

“Jika fasilitas sederhana seperti halte kecil dan toilet portable tersedia, tentu pengalaman pengguna akan jauh lebih baik. Hal ini akan meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk beralih ke transportasi umum,” tambahnya.

Program BRT Bandung Raya sendiri merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam membangun sistem transportasi publik yang terintegrasi, efisien, dan berkelanjutan. Dengan rencana pengembangan trayek hingga tahun 2027, BRT diharapkan mampu menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat sekaligus mengurangi tingkat kemacetan di kawasan Bandung Raya.

“Harapannya, pada 2027 seluruh jalur dan fasilitas pendukung sudah terbangun dengan baik sehingga BRT benar-benar menjadi solusi transportasi yang nyaman dan efektif bagi masyarakat,” pungkas Prasetyawati. (*/red).

×
Berita Terbaru Update