![]() |
| Pimpinan dan anggota Komisi IV DPRD Jabar saat menitoring program Lisrik Desa di Cimahi |
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan bantuan sambungan
listrik gratis dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat tepat sasaran dan
benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kurang mampu.
Dalam peninjauan tersebut, tercatat
sebanyak tujuh rumah telah menerima bantuan sambungan listrik dan telah
menikmati layanan listrik selama satu hingga dua bulan terakhir.
Ketua Komisi IV DPRD Jawa Barat,
Rizaldy Danar Priambodo, mengatakan kunjungan lapangan ini penting untuk
melihat langsung implementasi program di tingkat masyarakat, sekaligus
mengevaluasi efektivitasnya.
“Kami melihat langsung eksekusi Program Listrik Desa Pemprov Jawa Barat. Di Kelurahan Cibabat ini terdapat tujuh penerima manfaat yang baru berjalan satu hingga dua bulan terakhir. Para penerima manfaat menyampaikan rasa syukur karena bantuan listrik ini sangat membantu memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga,” ujar Rizaldy.

Komisi IV saat monitoring program Lisyrik Desa
Rizaldy menambahkan, secara
keseluruhan kebutuhan Program Listrik Desa di Jawa Barat masih cukup besar,
dengan jumlah rumah tangga yang belum teraliri listrik diperkirakan mencapai
lebih dari 100 ribu.
Meski demikian, ia menyadari realisasi
program tersebut sangat bergantung pada kemampuan keuangan daerah. Oleh karena
itu, Komisi IV DPRD Jawa Barat mendorong agar Program Listrik Desa dapat
direalisasikan secara bertahap dan berkelanjutan.
“Kami berharap program ini terus
dilanjutkan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran, sehingga ke depan
seluruh masyarakat kurang mampu di Jawa Barat dapat menikmati akses listrik
sebagai kebutuhan dasar,” pungkasnya. (*/red).
