![]() |
| Tingkat kunjungan wisata selama lebaran ke kota Bandung melonjak tajam, akupansi hotel tembus 90 persen |
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan,
mengungkapkan bahwa peningkatan jumlah wisatawan terlihat sejak awal masa libur
hingga mencapai puncaknya pada H+2 dan H+3 Lebaran. Tingginya mobilitas
wisatawan ini turut mendorong okupansi hotel, khususnya pada kategori bintang tiga
hingga lima.
“Pada puncak libur, tingkat hunian
hotel bisa mencapai di atas 90 persen. Ini menunjukkan tingginya minat
masyarakat untuk berwisata dan menginap di Bandung,” ujarnya di Balai Kota
Bandung, Jumat (27/3/2026).
Secara umum, tingkat hunian hotel
selama periode libur berada di kisaran 50 persen, dengan dominasi tamu dari
luar daerah. Wisatawan yang datang mayoritas merupakan keluarga, terutama dari
wilayah Jabodetabek, yang memanfaatkan momen libur panjang untuk berwisata
sekaligus menghabiskan waktu bersama.
Selain peningkatan okupansi hotel,
arus kunjungan ke Bandung juga tercatat mengalami kenaikan. Data sementara
menunjukkan jumlah wisatawan mencapai lebih dari 723 ribu orang, dengan
peningkatan volume penumpang sekitar 15 persen dibandingkan periode normal.
![]() |
| Suasana jalan Braga massa libur lebaran |
Meski demikian, ia mengingatkan
para pelaku usaha untuk tetap menjaga kualitas pelayanan agar pengalaman
wisatawan tetap optimal.
“Kami berharap peningkatan
kunjungan ini diiringi dengan pelayanan yang baik, sehingga wisatawan merasa
nyaman dan ingin kembali ke Bandung,” katanya.
Pemerintah Kota Bandung pun terus
berupaya menjaga kenyamanan dan keamanan kota selama masa libur, guna
memastikan aktivitas wisata berjalan lancar dan kondusif. (rob/red).
.jpeg)
