![]() |
| Wali kota Bandung M.Farhan ( foto:ist). |
Perubahan tersebut tampak dari
berbagai aspek mendasar di sekolah, mulai dari kondisi ruang kelas yang lebih
layak hingga pendekatan pembelajaran yang semakin berkembang. Pemerintah Kota
Bandung melalui program Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) memberikan
dukungan terhadap kebutuhan operasional sekolah, sehingga proses belajar
mengajar berjalan lebih optimal.
Sepanjang 2025, perbaikan sarana
pendidikan juga dilakukan secara signifikan. Ratusan ruang kelas
direhabilitasi, fasilitas sanitasi diperbaiki, serta penambahan ruang belajar
dilakukan untuk mengatasi keterbatasan kapasitas, khususnya di wilayah padat penduduk.
Tak hanya fokus pada
infrastruktur, Dinas Pendidikan Kota Bandung juga mulai memperkuat pendidikan
karakter dan memberi perhatian pada kesehatan mental siswa. Program deteksi
dini kesehatan mental menjadi langkah preventif untuk memastikan siswa mendapatkan
dukungan yang lebih menyeluruh.
Wali Kota Bandung, Muhammad
Farhan, menegaskan bahwa pendidikan tetap menjadi prioritas utama pembangunan
kota. Ia menekankan bahwa perubahan harus benar-benar dirasakan oleh siswa,
tidak hanya sebatas program di atas kertas.
Meski capaian positif mulai
terlihat, tantangan seperti pemerataan kualitas pendidikan dan keterbatasan
daya tampung sekolah masih menjadi perhatian. Ke depan, Pemkot Bandung
berkomitmen memastikan seluruh siswa mendapatkan akses pendidikan yang layak,
merata, dan berkualitas. (*/red).
