![]() |
| Euforia Bobotoh Persib rayakan kemenangan Persib Bandung kontra Persija |
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan,
mengungkapkan terdapat 10 insiden yang melibatkan Bobotoh selama perayaan
berlangsung. Mayoritas kejadian berupa kecelakaan lalu lintas akibat tingginya
aktivitas masyarakat di jalan raya.
“Laporan dari Dinas Kesehatan ada
10 kejadian insiden yang melibatkan bobotoh, kebanyakannya kecelakaan lalu
lintas. Tapi alhamdulillah semuanya bisa kita tangani dan tidak ada korban
meninggal dunia,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Senin (11/5/2026).
Selain kecelakaan lalu lintas,
terdapat satu kasus darurat medis berupa serangan jantung yang dialami warga
usai menyaksikan pertandingan. Namun korban berhasil mendapatkan penanganan
cepat dan dinyatakan selamat.
Farhan menilai kesiapan layanan darurat menjadi faktor penting dalam mengantisipasi risiko selama euforia berlangsung. Menurutnya, layanan kegawatdaruratan seperti 112, 113, dan 119 menunjukkan respons cepat dalam menangani laporan masyarakat.

Euforia Bobotoh Persib rayakan kemenangan Persib Bandung kontra Persija
“Semua layanan responsif. Ini bukti
bahwa kesiapan kita dalam menghadapi euforia sudah berjalan baik,” katanya.
Ia juga mengapresiasi sinergi
antara Pemkot Bandung, kepolisian, dan TNI dalam menjaga situasi tetap kondusif
selama perayaan kemenangan berlangsung.
Meski seluruh insiden berhasil
ditangani tanpa korban jiwa, Farhan mengingatkan masyarakat untuk tetap
waspada. Pasalnya, euforia kemenangan Persib diperkirakan masih akan
berlangsung hingga akhir Mei 2026, terutama menjelang dua pertandingan penting
pada 17 dan 23 Mei mendatang.
Pemerintah Kota Bandung memprediksi
aktivitas nonton bareng dan konvoi kemenangan kembali memadati jalanan kota
pada laga berikutnya.
“Kita harus waspada. Euforia ini
belum selesai, justru akan semakin besar. Maka kesiapsiagaan harus
ditingkatkan,” ujarnya.
Farhan pun mengimbau Bobotoh untuk
tetap menjaga ketertiban dan keselamatan saat merayakan kemenangan tim
kebanggaan Jawa Barat tersebut, terutama dengan mematuhi aturan lalu lintas dan
menghindari tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan
lainnya.
“Silakan bergembira, tapi tetap
utamakan keselamatan. Kita ingin semua sehat, semua selamat,” imbaunya.
(rob/red).
.jpeg)