Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Bangkit dari Longsor Pasir Kuning, Ribuan Pohon Ditanam untuk Pulihkan Ekosistem Cisarua

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:41 WIB Last Updated 2026-05-06T09:41:20Z
Klik
Kepala BPDAS Citarum-Ciliwung Heru Permana sedang menanam bibit pohon keres di lokasi bekas longsor Ciasarua KBB (foto : instagram:bpdascitarumciliwung)



BANDUNGBARAT, FAKTABANDUNGRAYA,--- Upaya pemulihan lingkungan pascabencana longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat, beberapa waktu lalu.  Kini sudah ditanami sebanyak 3.000  bibit pohon ditanam di area yang sebelumnya terdampak longsor .

Penanaman 3.000 bibit pohon dari berbagai jenis tersebut, dilakukan bersama-sama bergotong-royong dengan melibatkan  BPDAS Citarum Ciliwung bersama Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Barat dan Banten, Satgas Citarum Harum, Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia, serta masyarakat setempat melalui gerakan “Jaga Leuweung”.

Kepala BPDAS Citarum-Ciliwung Heru Permana membenarkan, BPDAS Citarum Bersama instansi terkait termasuk masyarakat telah melakukan penanaman sebanyak 3.000 bibit pohon dari berbagai jenis di lokasi bekas longsor Cisarua Kab Bandung Barat.

Heru Permana berfoto bersama usai penanaman 3.000bibit pohon di Ciasarua KBB (foto: instagram



Penanaman tersebut, bukan sekadar simbolis, melainkan langkah awal untuk memulihkan fungsi ekologis lahan, memperkuat struktur tanah, serta mengurangi risiko bencana serupa di masa mendatang.

Kawasan Pasir Kuning sendiri menjadi salah satu titik rawan longsor akibat kondisi lereng yang curam dan berkurangnya tutupan vegetasi. Karena itu, rehabilitasi melalui penanaman pohon dinilai sebagai solusi jangka panjang yang tidak hanya memulihkan lingkungan, tetapi juga melindungi kehidupan masyarakat di sekitarnya, kata Heru saat dihubungi, pada Rabu (6/5/2026).  

Ia menyampaikan bahwa bibit tanaman yang digunakan dalam kegiatan ini merupakan dukungan dari program FOLU Net Sink 2030, yang berfokus pada penurunan emisi karbon sekaligus peningkatan serapan karbon melalui sektor kehutanan dan penggunaan lahan.

Kolaborasi lintas sektor dalam kegiatan ini mencerminkan kesadaran bersama bahwa pemulihan lingkungan membutuhkan peran aktif semua pihak. Tidak hanya pemerintah dan lembaga, keterlibatan masyarakat menjadi kunci keberlanjutan dari upaya rehabilitasi yang dilakukan.

Lebih dari sekadar menanam pohon, kegiatan ini juga menjadi simbol harapan. Setiap bibit yang ditanam membawa pesan tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam, sekaligus menjadi investasi bagi masa depan lingkungan yang lebih lestari, ujarnya.

Dengan semangat kebersamaan, langkah awal di Pasir Kuning diharapkan mampu tumbuh menjadi gerakan berkelanjutan dalam menjaga hutan dan mencegah bencana, sehingga kawasan tersebut dapat kembali hijau, aman, dan produktif bagi generasi mendatang. (*/red).


Wajah ceria usai menanam 3rb bibit pohon di Cisarua ( foto: instagram)

×
Berita Terbaru Update