![]() |
| Serikat buruh kota Bandung merayakan gebyar May Day di Balai kota Bandung |
Sekretaris Daerah Kota Bandung,
Iskandar Zulkarnain, menegaskan bahwa momentum May Day menjadi ajang penting
untuk memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan di bidang
ketenagakerjaan.
“Melalui momentum ini, mari kita
pererat kolaborasi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah sebagai
fasilitator untuk bersama-sama mewujudkan Bandung yang unggul,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kontribusi
berbagai pihak dalam menyukseskan kegiatan tersebut, termasuk Dinas
Ketenagakerjaan serta Forum Komunikasi Serikat Pekerja/Serikat Buruh Kota
Bandung.
Sementara itu, Kepala Dinas
Ketenagakerjaan Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana, menjelaskan bahwa
peringatan May Day tahun ini merupakan rangkaian kegiatan yang telah dimulai
sejak 1 Mei, termasuk partisipasi ribuan buruh yang bertolak ke Jakarta untuk
menyampaikan aspirasi.
“Perayaan May Day tingkat Kota
Bandung ini merupakan hasil kolaborasi antara buruh, pengusaha, dan pemerintah.
Kami mengusung semangat buruh sejahtera, pengusaha maju, dan pemerintah
berwibawa,” katanya.
Menurut Yayan, kegiatan Gebyar May
Day diikuti sekitar 500 pekerja dari 14 serikat pekerja. Tingginya antusiasme
peserta menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan, meskipun kapasitas lokasi
terbatas.
Ia berharap momentum ini tidak
hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga ruang dialog konstruktif dalam
menyelesaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan.
“Jika ada permasalahan, mari
diselesaikan melalui dialog untuk mencari solusi terbaik demi kemajuan
Bandung,” tambahnya.
Beragam kegiatan turut meramaikan acara, mulai dari layanan kependudukan, layanan ketenagakerjaan, donor darah, santunan anak yatim, hingga hiburan bagi peserta. Kegiatan ini menjadi cerminan nyata kolaborasi lintas sektor dalam membangun hubungan industrial yang harmonis.

Serikat buruh datangi Balai kota untuk merayakan May Day
Ketua Panitia Gebyar May Day 2026,
Hermawan, menyebut kegiatan ini juga menunjukkan soliditas serikat pekerja di
Kota Bandung.
“Kami ingin menunjukkan bahwa
serikat buruh di Bandung solid, kuat, dan siap menjaga kota tetap kondusif,”
ujarnya.
Selain itu, kegiatan juga dirangkaikan
dengan jalan sehat serta aksi kebersihan melalui gerakan “Bandung Asri” sebagai
bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Melalui semangat kolaborasi yang
terus dijaga, peringatan May Day di Bandung diharapkan mampu memperkuat
hubungan antara buruh, pengusaha, dan pemerintah, sekaligus mendorong
peningkatan kesejahteraan pekerja serta keberlanjutan dunia usaha. (ray/red).

