Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kemnaker Gandeng Wadhwani dan Indosat, Perkuat SDM dan Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional

Selasa, 05 Mei 2026 | 22:24 WIB Last Updated 2026-05-05T15:24:12Z
Klik
Kemnaker Ri MoU dengan Wadhwani Foundation dan Indosat Ooredoo Hutchison



JAKARTA, FAKTABANDUNGRAYA,--- Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker) memperkuat upaya pembangunan sumber daya manusia melalui penandatanganan nota kesepahaman dengan Wadhwani Foundation dan Indosat Ooredoo Hutchison, Selasa (5/5/2026).

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam menghadapi dinamika dunia kerja yang terus berubah akibat digitalisasi dan disrupsi teknologi. Ruang lingkup kerja sama mencakup peningkatan kapasitas SDM, pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan artifisial (AI), perluasan kesempatan kerja, serta penguatan layanan ketenagakerjaan yang inklusif, termasuk bagi penyandang disabilitas.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa transformasi dunia kerja menuntut kesiapan tenaga kerja yang lebih adaptif dan kompeten. Ia menilai kesenjangan antara kebutuhan industri dan kemampuan tenaga kerja harus segera dijembatani melalui kolaborasi lintas sektor.

“Perubahan yang sangat cepat menuntut pendekatan yang terintegrasi dan berbasis teknologi. Kerja sama ini menjadi langkah konkret untuk menjawab tantangan tersebut,” ujar Yassierli.

Salah satu fokus utama kerja sama ini adalah pengembangan Talent and Innovation Hub (TIH), sebuah ekosistem yang dirancang untuk tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga mendorong inovasi dan kewirausahaan. Program ini akan membekali peserta dengan keterampilan digital, kecerdasan buatan, serta pembelajaran berbasis proyek yang relevan dengan kebutuhan industri.

Selain itu, kolaborasi ini juga diarahkan untuk memperkuat soft skills, literasi digital, serta mendorong lahirnya wirausaha baru. Peserta tidak hanya dipersiapkan sebagai pencari kerja, tetapi juga sebagai pencipta lapangan kerja.

Menaker Yassierli saat menerima perwakilan Wadhwani Foundation dan Indosat 



Dalam aspek layanan, Kemnaker juga akan mengintegrasikan berbagai platform ketenagakerjaan seperti SIAPKerja dan JobReady guna memperluas akses masyarakat terhadap informasi dan peluang kerja secara lebih inklusif dan efisien.

Yassierli menambahkan, kerja sama ini merupakan investasi jangka panjang dalam memaksimalkan bonus demografi Indonesia. Tanpa strategi yang tepat, potensi tersebut berisiko tidak optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.

“Melalui kolaborasi ini, kita ingin memastikan tenaga kerja Indonesia tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu beradaptasi dan berdaya saing di tingkat global,” tegasnya.

Dengan sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga global, langkah ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem ketenagakerjaan nasional, memperluas peluang kerja yang inklusif, serta meningkatkan produktivitas tenaga kerja Indonesia di masa depan. (*/red).

×
Berita Terbaru Update