Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Pemkot Bandung Kerahkan 184 Petugas Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Bebas PMK

Senin, 11 Mei 2026 | 22:35 WIB Last Updated 2026-05-11T15:35:49Z
Klik
Wali kota Bandung M. Farhan melihat langsung Hewan Kurban Sehat bebas PMK usai memberikan pengarahan bagi 184 petugas pemeriksa Hewan Kurban



BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,---Pemerintah Kota Bandung mengerahkan 184 petugas pemeriksa hewan kurban untuk memastikan kesehatan dan kelayakan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 2026.

Tim pemeriksa resmi dilepas di Plaza Balai Kota Bandung, Senin (11/5/2026), dan akan bertugas melakukan pemeriksaan kesehatan hewan sebelum penyembelihan (antemortem) maupun setelah penyembelihan (postmortem).

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk menjamin seluruh hewan kurban yang beredar di Kota Bandung dalam kondisi sehat, aman, dan layak dikurbankan.

“Alhamdulillah hari ini kita sudah melepas tim antemortem dan postmortem untuk penanganan hewan-hewan kurban. Kita akan mengawasi semua tempat penjualan dan tempat penyembelihan, memastikan hewan kurban kita sehat dan layak,” ujarnya.

Farhan menjelaskan, petugas akan bekerja setiap hari sejak masa penjualan hingga hari terakhir tasyrik. Pengawasan dilakukan di seluruh wilayah Kota Bandung yang mencakup 30 kecamatan dan 151 kelurahan, termasuk menerima laporan masyarakat terkait kondisi hewan kurban.

Menurutnya, seluruh hewan kurban yang masuk ke Kota Bandung wajib telah divaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

“PMK ini sudah pernah terjadi dua tahun lalu, jadi sekarang para peternak sudah paham. Semua hewan yang masuk harus divaksin dan dibuktikan dengan surat kesehatan,” katanya.

Pemkot Bandung juga memastikan hewan yang tidak memenuhi syarat kesehatan akan langsung dikembalikan kepada peternak dan tidak diperbolehkan diperjualbelikan.

Petugas medis memperlihat hewan kurban sehat bebas penyakit PMK


 

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, menyebut tim pemeriksa terdiri atas 145 personel DKPP yang didukung berbagai pihak, di antaranya Persatuan Dokter Hewan Indonesia Jawa Barat, Universitas Padjadjaran, dan Telkom University.

“Tim ini akan bergerak mulai hari ini hingga H-1 Iduladha untuk antemortem, kemudian dilanjutkan postmortem pada hari H hingga hari tasyrik,” ujar Gin Gin.

Untuk mempermudah pengawasan, setiap hewan yang telah lolos pemeriksaan akan diberi penanda berupa “kalung sehat dan layak” yang terintegrasi dengan aplikasi e-Selamat.

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat mengecek identitas dan kondisi kesehatan hewan kurban secara transparan sebelum membeli.

Selain pemeriksaan kesehatan, Pemkot Bandung juga menyiapkan pelatihan pemotongan halal bagi perwakilan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) serta menyediakan rumah potong hewan sebagai alternatif lokasi penyembelihan guna memastikan proses kurban berjalan sesuai syariat dan standar kesehatan pangan.(rob/red).

×
Berita Terbaru Update