Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Serikat Buruh Bandung Kecam Aksi Anarkis Saat May Day, Tegaskan Bukan Bagian Pekerja

Senin, 04 Mei 2026 | 09:56 WIB Last Updated 2026-05-04T02:56:17Z
Klik
Serikat buruh Badung kecam aksi anarkis saat May Day


BANDUNG, FAKTABADUNGRAYA,--- Serikat pekerja di Bandung mengecam keras aksi anarkis yang terjadi dalam peringatan Hari Buruh Internasional pada 1 Mei 2026. Mereka menegaskan, kericuhan yang muncul di sejumlah titik tidak melibatkan buruh maupun anggota serikat pekerja.

Ketua Panitia Gebyar May Day 2026, Hermawan, menyatakan pihaknya berkomitmen menjaga situasi kota tetap kondusif. Ia menilai aksi anarkis tersebut mencederai semangat peringatan Hari Buruh yang seharusnya berlangsung damai.

“Kami mengecam keras tindakan anarkis yang terjadi. Itu bukan bagian dari kami. Serikat buruh di Bandung berkomitmen menjaga situasi tetap kondusif,” ujarnya.

Menurutnya, ribuan buruh dari Bandung mengikuti rangkaian kegiatan May Day secara tertib, termasuk yang berangkat untuk menyampaikan aspirasi ke Jakarta. Seluruh kegiatan tersebut, kata dia, berlangsung aman dan terorganisir.

Hermawan memastikan, pihak-pihak yang terlibat dalam aksi kericuhan berada di luar unsur serikat pekerja.

Pernyataan serupa disampaikan Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana. Ia menegaskan bahwa insiden yang terjadi bukan dilakukan oleh buruh.

“Kejadian di beberapa titik itu berada di luar unsur serikat buruh. Harapannya, Bandung tetap kondusif dan hubungan industrial tetap terjaga dengan baik,” katanya.

KSPSI kecam aksi anarkis saat May Day


Serikat pekerja di Bandung juga menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menyampaikan aspirasi. Baik di tingkat daerah maupun nasional, pendekatan damai dan konstitusional menjadi prinsip utama yang dijaga.

Dalam momentum May Day tahun ini, sejumlah isu ketenagakerjaan tetap disuarakan, terutama yang berkaitan dengan kebijakan nasional. Meski demikian, penyampaian aspirasi dilakukan secara tertib tanpa mengganggu ketertiban umum.

Pemerintah Kota Bandung bersama serikat pekerja dan kalangan pengusaha sepakat untuk terus menjaga stabilitas serta memperkuat hubungan industrial yang harmonis. Upaya ini dinilai penting guna mendukung keberlangsungan dunia usaha sekaligus meningkatkan kesejahteraan pekerja di Kota Bandung. (ray/red).

×
Berita Terbaru Update