![]() |
| Pemkot Bandung tawarkan investasi sektor angkot Listrik |
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan,
mengatakan proyek yang ditawarkan meliputi pembangunan 850 titik Penerangan
Jalan Umum (PJU), pengembangan angkutan kota berbasis listrik, pembangunan
hunian vertikal, revitalisasi kawasan olahraga, hingga penyediaan fasilitas
pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU).
Menurut Farhan, sebagian proyek
akan menggunakan skema kerja sama investasi, sehingga pembangunan infrastruktur
dapat dipercepat tanpa membebani anggaran daerah secara penuh.
Salah satu program yang menjadi
perhatian adalah transformasi angkot listrik. Pemkot ingin menghadirkan moda
transportasi publik yang lebih nyaman, modern, dan ramah lingkungan guna
menarik kembali minat masyarakat menggunakan angkutan umum.
Selain itu, pembangunan hunian vertikal juga didorong sebagai solusi keterbatasan lahan perkotaan. Pemerintah menyiapkan aset lahan, sementara pembangunan dilakukan oleh investor swasta agar manfaat ekonomi dapat dirasakan bersama.

Investasi Bandung Tembus Rp11 Triliun, Pemkot Tawarkan Hunian Vertikal
Farhan optimistis berbagai proyek
tersebut akan semakin meningkatkan daya tarik Kota Bandung di mata investor.
Menurutnya, investasi yang berkualitas tidak hanya tercermin dari besarnya
nilai yang masuk, tetapi juga dari dampaknya terhadap pelayanan publik,
penciptaan lapangan kerja, serta pembangunan kota yang berkelanjutan.
"Kami ingin investasi yang
hadir benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat
fondasi pertumbuhan ekonomi Kota Bandung ke depan," ujarnya. (ziz/red).
