![]() |
| Plt Sekretatis DPRD Jabar Iman Tohidin : Persiapan HUT ke-81 Jabar di Gedung Sate |
Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris
DPRD Jawa Barat Iman Tohidin mengatakan, hampir seluruh persiapan telah
rampung. Koordinasi dengan jajaran Sekretariat DPRD dan pihak terkait terus
dilakukan hingga menjelang pelaksanaan.
“Sampai hari ini progres persiapan
rapat paripurna Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Barat sudah sekitar 99 persen.
Tinggal beberapa hal teknis yang masih kami pastikan sebelum nanti malam
pelaksanaannya,” ujar Iman di Kota Bandung, Rabu (19/8/2026).
Rapat paripurna dijadwalkan
berlangsung di Pasanggrahan Pancarasa Gedung Sate mulai pukul 19.00 WIB.
Sebelum acara pokok, rangkaian kegiatan akan diisi dengan persiapan transit
serta pertunjukan seni dan budaya Jawa Barat.
Acara pokok rapat paripurna
meliputi pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya,
pembukaan rapat oleh pimpinan DPRD Jabar, pembacaan sejarah Provinsi Jawa Barat
oleh budayawan, sambutan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, pembacaan doa hingga
penutupan.
Nuansa budaya menjadi salah satu
kekuatan dalam peringatan tahun ini. Sejumlah kesenian khas Jawa Barat
disiapkan, antara lain Ngarak Barong Bekasi, Tari Jaipongan, Tari Topeng
Cirebon, dan Tari Cening Paras Ayu Ni Hyang.
Menurut Iman, kehadiran seni dan
budaya tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga memperkuat identitas Jawa
Barat yang memiliki keberagaman tradisi dan kekayaan budaya.
Penggunaan unsur budaya tersebut
juga selaras dengan identitas visual Hari Jadi Jawa Barat yang
merepresentasikan jati diri, keberagaman budaya, kekayaan alam, serta semangat
masyarakat untuk terus berkembang. Tahun ini, Hari Jadi Jawa Barat mengusung
tema “Jabar Tandang.”
Iman menegaskan, seluruh unsur
pendukung terus berkoordinasi untuk memastikan aspek teknis, susunan acara,
hingga kesiapan di lokasi berjalan sesuai rencana.
Dengan tingkat kesiapan yang telah
mencapai 99 persen, Sekretariat DPRD Jabar optimistis Rapat Paripurna Hari Jadi
ke-81 Provinsi Jawa Barat dapat berlangsung khidmat dan lancar, sekaligus menjadi
momentum memperkuat kecintaan terhadap budaya serta jati diri Jawa Barat. (*/red).
