Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Kemnaker dan ILO Pererat Sinergi Pelindungan Pekerja

Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:29 WIB Last Updated 2026-08-25T11:29:15Z
Klik
Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker, Indah Anggoro Putri, saat menyampaikan Country Statement pada agenda Open Session with ILO dalam ajang Senior Labour Officials Meeting (SLOM) di Bangkok, Thailand, Selasa (25/8/2026).


BANGKOK, --- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan komitmen untuk memperkuat kolaborasi bersama International Labour Organization (ILO). Langkah strategis ini diambil guna merespons dinamika perubahan dunia kerja global sekaligus memperkokoh sistem pelindungan tenaga kerja di Indonesia dan kawasan regional.

Penegasan tersebut disampaikan Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI dan Jamsos) Kemnaker, Indah Anggoro Putri, saat menyampaikan Country Statement pada agenda Open Session with ILO dalam ajang Senior Labour Officials Meeting (SLOM) di Bangkok, Thailand, Selasa (25/8/2026).

Indah menekankan bahwa akselerasi teknologi digital, pergeseran demografi, dan gejolak ekonomi global menuntut lahirnya kebijakan ketenagakerjaan yang lincah dan adaptif.

"Atas nama Pemerintah Indonesia, izinkan saya menyampaikan apresiasi kepada ILO atas dukungan yang terus diberikan, khususnya melalui berbagai inisiatif memperkuat agenda pembangunan ketenagakerjaan nasional," ujar Indah.

Lebih lanjut Indah mengatakan, ada 4 Fokus Utama Sinergi Kemnaker–ILO, yakni

Penguatan Kapasitas SDM: Evaluasi rekam jejak program 2022–2026, termasuk pelatihan Public Employment Services (PES) serta Start and Improve Your Business (SIYB) bagi petugas layanan publik.

Pelindungan Sektor Perikanan: Optimalisasi implementasi Konvensi ILO No. 188 melalui pembenahan tata kelola, standar K3, pengawasan kerja, pemenuhan hak dasar, dan jaminan sosial bagi awak kapal perikanan.

Respon Future of Work: Perluasan skema pertukaran pengetahuan serta dialog kebijakan intensif untuk menangkap peluang era kerja masa depan.

Kemitraan Regional ASEAN: Mendorong program kerja sama ASEAN-ILO yang fleksibel, berorientasi hasil, serta relevan dengan kebutuhan tiap negara anggota.

Indah berharap sinergi yang terus terjalin erat antara Indonesia, ILO, dan negara-negara ASEAN dapat mewujudkan pasar kerja yang kompetitif, inklusif, dan tangguh dalam mengantisipasi tantangan masa depan. (*/red).
×
Berita Terbaru Update