Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

HUT ke-81 RI, Zulkifly Chaniago: Generasi Muda Penentu Indonesia Emas 2045

Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:12 WIB Last Updated 2026-08-16T13:14:34Z
Klik
Anggota DPRD Jabar H. Zulkifly Chaniago, BE dari Fraksi Demokrat



BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA — Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” harus menjadi momentum untuk memperkuat peran generasi muda dalam menentukan arah bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Demokrat, H. Zulkifly Chaniago, BE, menilai tema tersebut bukan sekadar slogan peringatan kemerdekaan, melainkan cerminan cita-cita besar bangsa untuk membangun kedaulatan, keadilan sosial, dan kemakmuran yang dapat dirasakan seluruh rakyat.

“Generasi muda bukan hanya penerima estafet pembangunan, tetapi aktor utama yang akan menentukan wajah Indonesia ketika memasuki usia 100 tahun kemerdekaan,” ujar Zulkifly saat ditemui di Gedung DPRD Jabar, usai mengikuti sidang paripurna mendengarkan pidato Presiden RI Prabowo, Jumat (14/8/2026).

Kemerdekaan Harus Diisi Kerja Nyata

Menurut Zulkifly, tantangan bangsa saat ini semakin kompleks. Persaingan ekonomi global, perkembangan teknologi, perubahan iklim, ketimpangan sosial, hingga disrupsi dunia kerja membutuhkan generasi muda yang memiliki kompetensi sekaligus karakter kuat.

Karena itu, makna Indonesia Berdaulat harus diwujudkan melalui penguatan sumber daya manusia, penguasaan teknologi, ketahanan pangan dan energi, serta kemampuan bangsa bersaing secara global.

Sementara Indonesia Adil, kata dia, harus tercermin melalui kesempatan yang setara dalam memperoleh pendidikan, kesehatan, pekerjaan, teknologi, dan ruang untuk berkembang.

“Sedangkan Indonesia Makmur bukan hanya berbicara tentang pertumbuhan ekonomi, tetapi bagaimana kemajuan itu benar-benar meningkatkan kualitas hidup dan menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat,” katanya.

Generasi Muda Harus Berani Mengambil Peran

Legislator Jabar dari daerah pemilihan Sumedang-Majalengka-Subang (SMS) tersebut menegaskan, bonus demografi harus menjadi kekuatan untuk mempercepat pencapaian Indonesia Emas 2045.

Generasi muda, menurutnya, perlu dibekali pendidikan yang adaptif, keterampilan digital, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, integritas, serta karakter kebangsaan. Penguasaan teknologi juga harus diimbangi dengan etika, toleransi, kepedulian sosial, dan semangat menjaga persatuan.

Di era digital, anak muda juga didorong tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu menciptakan inovasi, membuka peluang usaha, serta melahirkan karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui prestasi, inovasi, kepedulian sosial dan keberanian mengambil peran dalam pembangunan. Jangan hanya menjadi penonton perubahan,” tegas Zulkifly.

Ia menambahkan, perjalanan menuju Indonesia Emas 2045 membutuhkan kerja bersama seluruh elemen bangsa. Pemerintah perlu menciptakan ruang dan kebijakan yang mendukung generasi muda, sementara kaum muda harus menjawabnya dengan kompetensi, kreativitas dan karya nyata.

“Tema Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur harus kita jadikan semangat bersama. Kemerdekaan bukan hanya untuk dirayakan, tetapi diisi dengan kerja nyata agar cita-cita Indonesia Emas 2045 benar-benar terwujud,” pungkasnya. (syaf/sein). 

×
Berita Terbaru Update