Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

USB YPKP Bandung Bawa 14 Mahasiswa ke Panggung Internasional, Malaysia hingga Rusia

Kamis, 03 September 2026 | 23:08 WIB Last Updated 2026-09-03T16:08:34Z
Klik
Sebanyak 14 Mahasiswa USB YPKP Bandung mengikuti program international mobilitas Mahasiswan ASEAN di Malaysia, petukaran mahasiswa hingga festival pemuda dunia di Rusia



BANDUNG, FAKTABANDUANGRAYA,--- Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung terus memperluas langkah menuju kampus berorientasi global. Tahun ini, sebanyak 14 mahasiswa USB mendapat kesempatan mengikuti tiga program internasional, mulai dari mobilitas mahasiswa ASEAN di Malaysia, pertukaran pelajar selama satu semester, hingga festival pemuda dunia di Rusia.

Program tersebut menjadi bagian dari strategi internasionalisasi USB YPKP Bandung dalam memperkuat kualitas lulusan sekaligus membuka pengalaman global bagi mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu.

Wakil Rektor III USB YPKP Bandung, Dr. Nurhaeni Sikki, S.AP., M.AP., mengatakan sembilan mahasiswa USB akan mengikuti ASEAN Student Experiential Mobility Programme (ASEMO) 2026 yang digelar Universiti Utara Malaysia (UUM).

Program tersebut mempertemukan mahasiswa dari delapan negara ASEAN untuk mengikuti pembelajaran lintas budaya, pengembangan kepemimpinan, pengabdian masyarakat, hingga proyek kolaboratif internasional.

“Programnya gratis karena USB sudah menjalin kerja sama dengan UUM. Mahasiswa hanya menanggung biaya perjalanan,” ujar Nurhaeni saat menjadi narasumber dalam Basa Basi Podcast PWI Kota Bandung, Kamis (3/9/2026).

Wakil Rektor III USB YPKP Bandung, Dr. Nurhaeni Sikki didampingi Mahasiswa USB
 dan Ketua Pokja PWI Kota BAndung Zaenal Ihsan


Selain ASEMO, tiga mahasiswa USB juga akan mengikuti program Student Exchange selama satu semester di Universiti Utara Malaysia. Mereka berasal dari Program Studi Administrasi Bisnis dan Manajemen.

Melalui kerja sama antarkampus, para mahasiswa dibebaskan dari biaya pendidikan di kampus tujuan. USB bersama yayasan juga memberikan dukungan terhadap sebagian biaya keberangkatan mahasiswa.

Sementara dua mahasiswa lainnya berhasil lolos untuk mengikuti International Festival of Youth di Rusia, sebuah ajang yang mempertemukan pemuda dari berbagai negara untuk bertukar gagasan dan membangun jejaring global.

Nurhaeni mengatakan, kesempatan internasional tersebut tidak diberikan secara sembarangan. Mahasiswa yang dikirim harus memenuhi standar akademik, termasuk memiliki IPK di atas 3,00 dan kemampuan bahasa Inggris yang memadai.

“Ini bukan hanya membawa nama kampus, tetapi juga membawa nama Indonesia,” katanya.

Menurut Nurhaeni, internasionalisasi merupakan bagian dari strategi besar USB YPKP dalam meningkatkan mutu institusi. Program studi Akuntansi dan Manajemen yang telah meraih akreditasi Unggul, kata dia, harus terus diperkuat melalui program-program berstandar internasional.

“Unggul bukan berarti kami berhenti. Justru capaian itu harus diisi dengan program-program internasional sebagai bagian dari peningkatan kualitas menuju standar yang lebih tinggi,” ujarnya.

USB YPKP Bandung juga tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Korea Selatan. Selain itu, kampus tersebut menyiapkan rencana pembangunan kelas internasional dan asrama mahasiswa sebagai bagian dari upaya menarik mahasiswa asing untuk menempuh pendidikan di Bandung.

USB YPKP dan Pokja PWI Kota Bandung memperlihatkan  Arrangenment perkuat kerjasama


Di tengah langkah internasionalisasi tersebut, USB YPKP juga memperkuat kolaborasi di tingkat lokal. Dalam kesempatan yang sama, USB YPKP Bandung dan Kelompok Kerja (Pokja) PWI Kota Bandung menandatangani Implementation Arrangement untuk memperkuat kerja sama akademik yang telah berjalan selama delapan tahun.


Bagi USB YPKP, keberangkatan 14 mahasiswa ke Malaysia dan Rusia bukan sekadar catatan prestasi. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membentuk lulusan yang tidak hanya siap bersaing di tingkat nasional, tetapi juga memiliki pengalaman, jejaring, dan perspektif global.

Dari kampus di Bandung, USB YPKP kini terus membuka jalan agar mahasiswanya mampu belajar, berjejaring, dan membawa nama Indonesia ke panggung dunia. (*/red).

×
Berita Terbaru Update