Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Kuota Magang Nasional Naik Jadi 150 Ribu, Solusi Atasi Hambatan "Pengalaman Kerja"

Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:25 WIB Last Updated 2026-10-20T15:25:06Z
Klik
Menteri Naker Yassierli


JAKARTA, FAKTABANDUNGRAYA,--- Memasuki dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, pemerintah makin agresif mengikis jurang antara dunia pendidikan dan pasar kerja. Lewat Program Magang Nasional (MagangHub), keterbatasan pengalaman kerja yang kerap menjadi ganjalan utama para fresh graduate kini dijembatani secara konkret.

Diluncurkan sejak 2025 dengan kuota awal 100.000 peserta, program ini melonjak tajam pada 2026 dengan menargetkan 150.000 peserta. Tak hanya sarjana, program magang berdurasi enam bulan ini juga merangkul lulusan pendidikan profesi hingga kelompok disabilitas.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa MagangHub dirancang agar lulusan muda memiliki pengalaman industri riil tanpa dimanfaatkan sebagai buruh murah.

“Program ini dirancang sebagai jembatan agar generasi muda tidak lagi terkendala masalah pengalaman kerja. Kami memastikan peserta dibimbing oleh mentor dan tidak menggantikan posisi pekerja yang ada,” ujar Yassierli, Selasa (20/10/2026).

Fasilitas Lengkap: Uang Saku UMR hingga Sertifikasi BNSP

Selama enam bulan masa penempatan di perusahaan swasta, BUMN, maupun instansi pemerintah, para peserta tak sekadar menimba ilmu teknis (hard skill) dan adaptasi budaya kerja (soft skill), tetapi juga mendapatkan hak-hak dasar yang dijamin negara:

Uang Saku Setara UMR: Diberikan setiap bulan sesuai dengan wilayah tempat penempatan magang.

Perlindungan Sosial: Memperoleh jaminan penuh dari Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Pengakuan Kompetensi: Berkesempatan mengikuti sertifikasi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Melalui kombinasi insentif layak, pendampingan mentor profesional, serta sertifikasi kompetensi resmi, pemerintah optimistis daya tawar dan kesiapan generasi muda Indonesia di pasar kerja global akan meningkat signifikan. (*/red).

×
Berita Terbaru Update